GRESIK | BIDIK.NEWS – Sebanyak 39 peserta adu kreasi pada lomba pengelolahann sampah lewat Bank Sampah dan mempercantik lingkungan lewat lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Minggu (17/09/2022).
“Lomba ini diadakan untuk menumbuhkan rasa rasa keperdulian serta menjaga lingkungan sekitar. Untuk menumbuhkan rasa itu, dibutuhkan niat dan semangat agar peserta yang diikuti masing-masing RT se Desa Betiting dapat melakukan kreasi dan mempoles lingkungan menjadi lingkungan yang bersih asri dan bermanfaat,” jelas Ketua Pokja 3 Desa Betiting, Rini Sulistiowati.

Masih menurutnya, kalau tidak diadakakan lomba Bank Sampah dan Toga masyarakat tidak akan bangkit. Dengan adanya lomba, otomatis setiap RT yang ada di wilayah Betiting semuanya akan semangat. Sehingga, banyak inovasi yang dibuat agar terlihat lebih unggul dari peserta lainnya.
“Lomba ini merupakan lomba antar RT yang diikuti sebanyak 39 peserta. Pemenang lomba akan diumumkan minggu depan,” terang Rini.
Salah satu dewan juri yang juga sekaligus perwakilan dari Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Gresik, Saiful Arif mengatakan ada sejumlah kriteria penilaian pada lomba kali ini. Diantaranya, dari kreasi, serta kepekaan masyarakat itu sendiri untuk mengolah sampah.
Dari 39 peserta lomba salah satunya dari RT 13 RW 03 dengan Direktur Bank Sampah Sri Widyawati dan Direktur Toga Moelyani Tutik.
“Alhamdulilah, RT 13 RW 03 bisa partisipasi mengikuti lomba Bank Sampah dan Toga dengan keterbatasan persiapan. Tapi kami yakin apa yang dilakukan oleh warga RT sudah yang terbaik dan semoga mendapat nilai yang terbaik dari dewan juri,” terang Ibu Ketua RT 13 RW 03 Perumahan Cerme Indah, Yuniastutik.
Menurut Yuni sapaan akrabnya, kedepan Bank Sampah memiliki program untuk sampah rumah tangga akan dikelola menjadi pupuk kompos. Hasilnya, akan digunakan untuk kebutuhan tanaman toga dan taman yang berada di pintu masuk RT 13.

“Sementara untuk tanaman Toga, program kedepan akan memberdayakan hasil dengan membuat produk minuman kesehatan. Seperti, Sinom dan minuman jahe yang dikemas dalam botol siap saji. Semoga program RT 13 kedepan berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Betiting Kecamatan Cerme, Musoli mengadakan lomba Bank sampah dan Toga ini dilakukan untuk penertibkan administrasi Bank sampah dan juga mengajak masyarakat untuk peduli dengan sampah. Tidak hanya itu, Pemdes Betiting juga mengajak masyarakat menggiatkan tanaman Toga dilingkungan RT agar bisa dimanfaatkan untuk Kesehatan.
“Lomba ini merupakan Program PKK Desa Betiting dan alhamdulilah warga di masing-masing RT antusias mengikuti. Rencana tahun depan sama ketua ASOBSI Gresik akan diikutkan dan didaftarkan untuk mengikuti dan mewakili Kabupaten Gresik ke tingkat Propinsi,” jelasnya. (har)






