BIDIK NEWS | Surabaya – Antisipasi Musibah bencana alam dan pagelaran Internasional Rapat International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia/World Bank (WB) tahun 2018 di Bali menjadi perhatian, khususnya Prajurit Kodim 0830/ SU Di bawah pimpinan Komando Dandim 0830/ SU Letkol Inf Wing Sandya Udayanto. SE, yang menjabat sebagai DansubsubSatgas Pamwil Pelabuhan Tanjung Perak mendapat kunjungan dari
Danrem 084/Bhaskara Jaya Kol. Inf Sudaryanto. SE dan Waasops Kodam V/BRW Letkol Inf Fadli Mulyono, senin (8/1).
Bertempat di Pelabuhan Gapura Surya Tanjung Perak Surabaya dilaksanakan kegiatan peninjauan Posko IMF oleh Danrem 084/BJ Kol. Inf Sudaryanto, SE. sesampai di Pelabuhan disambut Dandim 0830/SU Letkol Inf Wing Sandya Udayanto, SE. Turut mendampingi Danramil 0830/03 Pabean Cantian Mayor Inf Heri Sugiono, Mayor Inf Priyo operator BMKG, Pasiops Kodim 0830/SU Kapten Inf Agus Rianto, SH. Wakapolres Pelabuhan Tj. Perak Sby, Manager Operasional Pelindo III Bpk. Wilis, Bpk. Rifai Koordinator embarkasi KPLP Pelabuhan Tj. Petak Sby, Dr. Nurul Dinkes Sby, Bpk Ari Wakil Kepala BMKG Sby dan Operasioanal PMK Sby Bpk Bayu.
DansubsubSatgas Pamwil Pelabuhan Tanjung Perak
Melalui PasiOps Kodim 0830/ SU Kapten Inf Agus Rianto, SH. memaparkan menyangkut, bencana alam seperti erupsi Gunung Agung di Bali dan gempa bumi serta Tsunami, kita sudah siapkan dalam evakuasi peserta IMF ini, maka dari itu dipelabuhan Tanjung Perak didirikan Posko penangulangan Bencana dan Evakuasi peserta IMF, evakuasi ketika terjadi Bencana di Bali, para peserta IMF dari berbagai Negara ini akan di evakuasi ke Surabaya, melalui jalur Kapal Laut jadi sudah kami siapkan penempatan Bis dan penginapan mana yang menjadi sasaran,”jelas PasiOps.
Dandim juga Menambahkan IMF-WB Annual Meetings 2018 diperkirakan akan dihadiri oleh 30.000 delegasi dari 189 negara anggota IMF dan WB, yang terdiri dari Menteri keuangan dan Gubernur Bank Sentral, delegasi dari lembaga kerja sama ekonomi global dan regional, perwakilan lembaga masyarakat sipil, kalangan swasta dan akademis, dan media dari seluruh penjuru dunia. Sebagai salah satu konferensi terbesar di dunia, kegiatan ini diyakini akan menarik perhatian dunia internasional dan mendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merata dan berkelanjutan.
Maka kita antisipasi semaksimal mungkin agar semua stakeholder dapat berperan sesuai fungsi dan bidang masing-masing dalam rangka mendukung kesiapan evakuasi bencana alam pada pelaksanaan pertemuan tahunan IMF dan WB Annual Meetings 2018. penyelenggaraan IMF-WB Annual Meetings 2018 berjalan dengan sukses dan optimalnya manfaat yang diperoleh, dibutuhkan upaya nasional yang tidak hanya dari Panitia Nasional, tetapi juga dukungan dari seluruh lembaga maupun Pemerintah Daerah dan seluruh warga negara Indonesia, “tegas Dandim dalam paparannya ke Danrem 084/ BJ.
Danrem 084/ BJ menghimbau agar aparat yang bertugas diposko gabungan memahami dan menguasai prosedur tetap pengamanan, pegang teguh disiplin dan memahami rantai komando, cegah kelengahan, dan lakukan koordinasi secara optimal.
“ aturan itu wajib dijalankan agar semua pelaksanaan pengamanan event internasional itu berjalan maksimal tanpa ada gangguan sama sekali,” pungkasnya.
Waasops Kodam V/BRW Letkol Inf Fadli Mulyono, juga megucapkan terimakasih kepada para hadirin atas waktu dan berdirinya posko di Pel Gapura Surya Tanjung Perak. Posko ini diharapkan dapat beroperasional dengan baik untuk evakuasi utusan negara maupun delegasi IMF tetapi tidak menutup kemungkinan pengungsi bencana warga Palu dan Donggala akan tiba di Posko Tj. Perak, pungkasnya. (Ali)








