GRESIK. Sebanyak 375 siswa siswi Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) 1 Gresik mengikuti upacara bendera dengan khidmad, apalagi yang menjadi inspektur upacara adalah Komandan Koramil Bungah Kapten Hendi.

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga perasaan serta saling memaafkan”, Budaya Bangsa Indonesia yang adi luhung adalah tenggang rasa, saling menjaga perasaan, bahkan saling memaafkan, hal ini apabila kalau selalu kita pertahankan maka persatuan dan kesatuan akan tercapai, seoerti yang sudah tercantum dalam 36 butir pengamalan dari Panca Sila”, jelasnya
Lebih lanjut dikatakan bahwa sebagai generasi muda penerus bangsa, apalagi di daerah yang banyak bertebaran pondok pesantren, maka budaya tawuran itu sangat tidak sesuai dengan yang sudah di contohkann oleh para pendahulu kita.
Se usai upacara bendera, siswa diajak out nond berupa permainan kebersamaan di halaman sekolah, permainan ini dikemss untuk menciptakan rasa persamaan, dan membuang rasa ego, dan menciptakan rasa saling membantu. ( ali)





