BIDIK NEWS | GRESIK – Dipenghujung bulan Januari ini, sekitar 120 anggota Kodim Gresik di kirim ke Ponpes Ihyaul Ulumi dan Maskumambang, di Kecamatan Dukun, kegiatan dengan tema ” Sehari TNI bersama santri” selain memberikan materi wawasan kebangsaan, olah raga bersana, membenahi fasilitas pondok bersama .
Dandim Gresik Letkol Widodo Pujjanto yang memimpin pembukaan di Ponpes Ihtaul Ulum mengungkapkan bahwa santri mierupakan calon pemimpin masa depan yang diharapkan bangsa,” Sampai hari , sitem pendidikan di pondok pesantren malah bisa menjawab perkembanganu zaman, dimana sekolah formal yang tidak di gabung dengan pondok pesantren, maka nilai pendidijan formal yang lebih di kedepankan,sementara di ponpes masalah budi pekerti, kebyersamaan, saling membantu, menghormati guru dan orang tua justru mendapat prioritas dan bahkan hingga memaasuki usia senja, kebiasaan yang telah berjalan diponpes ini tetap tertanam dan menjadi kebiasaan,” jelas Dandim Gresik di hadapan pemangku ponpes, guru dan sekutar 250 santri dari Madrasah Aliyah Ihyaul Ulum
Pemangku ponpes Ihyaul Ulum Kh Mahfud Maksum menyambut gembira kedatangan TNI di lingkungan ponpes, selain mengenalkan tentang wawasan kebangsaan juga bermainu bola voly , sepak bola, dan tenis meja, baik antara TNI lawan santri maupun digabung dalam team yang terdiri santri dan TNI.
” Bagi kami, dikunjungi tentara dan sekaligus mengajarkan soal wawasan kebangsaan adalah suatu kebanggan bagi kami, ada ilmu baru yang kami dapat, dan santri bisa mengambil teladan yang baru yang diajarkan oleh anggota TNI, dan santri juga bisa mendaftar TNI dan bisa menjadi anggota TNI kalau lulus test, ” jelas Pemangku ponpes Ihyaul Ulum.
Setelah menerima materi wawasan kebangsaan, para santri bermain sepak bola baik santri lawan TNI dan gabungan dalam satu team yang terdiri TNI dan santri, demikian juga untuk pertandingan bola voly, dan tennis meja, namun, saat untuk latihan baris berbaris, para santri juga tetap patuh dan mengikuti petunjuk dari pelatih yang dari TNI AD
Demikian juga di Ponpes Maskumambang, Kasdim Gresik Mayor Sampak yang membawa 60 anggota disambut hangat oleh pemangku ponpes Maskumambang Kh Fatihuddin Munawir beserta 400 santri baik MTs , maupun MA,
Kasdim usai membetikan materi wawasan kebangsaan, maka santri di ajak bermain dilapangan, ada juga yang mengecat tembok ponpes, dan hampir semua santri merasa senang dan bangga bisa bercengkrama dengan anggota TNI tanpa ada batas, bahkan dalam beberapa game voly team TNI kalah skor dengan santri. ( ali)








