BIDIK NEWS | SURABAYA – Crown Group, pengembang properti hunian dan komersial di Australia segera membangun proyek apartemen kelas atas, yakni Eastlakes Live.
Kepada media Surabaya, GM Strategic & Corporation Communication Indonesia Crown Group, Bagus Sukmana menjelaskan, Eastlakes ini letaknya cukup strategis, sekitar 6 kilometer dari Sidney CBD dan 3 kilometer dari University New South Wales, Australia.
Berada di tepi batas tren high-endyakni, sebuah komunitas mixed-useseperti LA Live di Amerika Serikat dan Top Ryde City Living di pinggiran utara Sidney.
“Tujuan dari proyek Eastlakes Live ini untuk menciptakan tempat dimana para penghuninya bisa tinggal, berbelanja, dan bermain dalam satu tempat,” ungkap Bagus saat di hotel Bumi Surabaya, Senin (30/4).
Diperhitungkan proyek ini menelan dana sebesar Rp 10 triliun, dan direncanakan rampung dalam 3 tahun ke depan. Proyek ini akan diluncurkan secara global pada 2 Juni mendatang, setelah dilakukan pengenalan unit pada awal Mei ini.
“Surabaya menjadi satu di antara kota tujuan pengenalan Eastlakes Lives setelah Jakarta. Karena Surabaya sama dengan Medan, memiliki potensi cukup besar setelah Jakarta,” katanya.
Pembangunan Eastlakes Live terdiri atas dua fase, fase pertama akan menampilkan 134 unit apartemen mewah, mulai dari tipe satu kamar hingga ke griya tawang dan 12 ritel.
Fase kedua akan melengkapi town center baru dengan gabungan dari komponen hunian dan ritel serta rencananya akan ada sekitar 350 unit apartemen.
Ditambahkan Bagus, jatah unit yang tersedia bagi pembeli dari Indonesia sebanyak 50-60 unit, itupun dibagi dengan Hongkong dan Singapura. “Jadi harus cepat-cepat membelinya,” pesan Bagus.
Dikatakannya, bahwa harga apartamen mewah ini dibanderol kisaran Rp 5 miliar – Rp 6 miliar per unit. Dan hingga saat ini pembeli dari Indonesia, khususnya Jakarta sudah mengantongi NUP. “Jumlahnya kurang lebih sekitar 30 orang. Surabaya masih belum, karena hari ini baru diperkenalkan di sini,” pungkas Bagus. (hari)










