JEMBER – Kabupaten Jember sejauh ini memang masih terus melakukan percepatan capaian vaksinasi. Namun meski begitu belum juga menunjukkan adanya progres yang siginifikan.
Hal itu dapat dilihat dari indikator belum masuknya kota tembakau ini sebagai daerah yang bisa melakukan vaksinasi untuk anak. Apalagi untuk mendapatkan vaksin booster.
Padahal, Pemprov Jatim telah memulai pelaksanaan vaksinasi anak-anak sejak Desember 2021 di sejumlah Kabupaten/Kota. Kemudian Rabu (12/1) kemarin, juga sudah mulai dilakukan booster vaksin. Namun sayangnya, Kab. Jember belum bisa melakukan kedua-duanya.
“Di Jember belum bisa kita mulai, vaksin pertama saja kita belum kelar,” terang dr. Lilik Lailiyah, Plt Dinas Kesehatan Jember, Kamis (13/1/2022).
Karena itu, kata Lilik, pihaknya mulai hari ini, hingga beberapa hari ke depan, capaian vaksinasi itu bakal digenjot dengan berkeliling ke sejumlah titik di wilayah setempat. Bahkan Bupati beserta semua OPD direncanakan bakal dilibatkan juga.
“Instruksi Bupati demikian, sehingga pada tanggal 16 Januari nanti, vaksinasi di Jember sudah mencapai 70 persen. Sehingga kita bisa memulai booster,” imbuhnya.
Lilik menambahkan, capaian vaksinasi itu sebenarnya bisa terus digenjot. Apalagi banyak unsur yang digandeng untuk memuluskan percepatan itu. Bahkan Kab. Jember pernah mencapai 28 ribu dosis dalam sehari. Namun seiring berjalannya waktu, capaian itu perlahan mengendor.
“Bukan kendor pada petugasnya, namun pada sasaran masyarakatnya. Soalnya belum semua wellcome,” bebernya.
Dokter berkaca mata ini melanjutkan, persyaratan untuk bisa mendapat vaksinasi anak dan booster itu minimal vaksinasi lansia harus mencapai 60%. Sementara sejauh ini yang tercapai baru sekitar 48%, dosis 1 baru 66,5%, kurang sekitar 33,5% untuk bisa sesuai target 70%.
“Malahan jika dibanding dengan kabupaten tetangga, Banyuwangi, Kabupaten Jember sudah kesalip sedemikian jauh dan sudah bisa booster vaksin. Kita terus optimis saja, semangat bisa mengejar target ini hingga akhir Januari, semuanya terpenuhi target,” pungkasnya.











