GRESIK | BIDIK NEWS – Caleg terpilih DPRD Gresik dari PKB dapil Cerme, Duduk Sampean, Fadil Ahmad Yani mengajak masyarakat untuk puasa Hoax. Jadikan Bulan Ramadhan ini sebagai momentum menjaga hawa nafsu, baik nafsu Dhohir maupun Bathin. Hindari perkataan dan penyampaikan informasi bohong alias hoaks.
Menurutnya, Puasa Hoaks itu tidak bicara atau penyebarkan berita kecuali benar dan manfaat, agar masyarakat tidak tertipu dengan informasi hoax yang sifatnya memecah belah.
” Segala bentuk ucapan dan tindakan nantinya akan dipertanggung jawabkan secara horisontal dan vertikal. Untuk itu, jangan sampai menyebarkan berita hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, “ kata pria yang akrab disapa Gus Yani ini, Senin (13/5/2019).
Lebih lanjut dijelaskan, Dasar dan tatanan hidup yang dibangun Rasullah Muhammad SAW dulu pernah tergonjang karena adanya berita bohong yang disampaikan di masyarakat. Sejarah islam mencatat Itu terjadi saat terbunuhnya Khalifah Usman bin Affan, yang kemudian disebut sebagai al-fitnah al-kubra (fitnah besar).
Pada peristiwa itu umat Islam saling menebar berita bohong tentang pembunuhan Khalifah Usman untuk kepentingan politik, sehingga terjadi perpecahan pertama dalam sejarah Islam, yang bermuara pada peperangan antara Ali dan Muawiyah serta lahirnya sekte-sekte dalam Islam.
” Sejarah islam itulah yang harus kita kita jadikan pembelajaran bersama agar kita bisa menjaga diri baik menyebarkan berita bohong atau menerima berita yang sifatnya bohong,” terang menantu KH Agoes Ali Masyhuri, Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, Sidoarjo.
Pesan Gus Yani, Informasi yang kita terima, jangan buru-buru disebarkan, kita wajib cek dan ricek kebenarannya agar kita tidak slaah dalam manafsirkan berita tersebut. (him)











