JEMBER – Penegasan tidak adanya titipan kaitan CPNS, disampaikan oleh Bupati dr.Hj Faida MMR,saat acara Istighosah dan sholawatan di Pendopo Wahyawibawagraha Kamis , (27/09/2018).
Dalam sambutanya Bupati menyampaikan beberapa hal kepada sekitar 500 jamaah yang mengikuti kegiatan Istighosah dan sholawatan diantaranya soal penerimaan CPNS dan Program bekerja.
Terkait CPNS sudah ada komitmen antara Bupati , Presiden serta lintas pimpinan ,” Jika ada yang narik dan ngaku ngaku timnya Bupati saya pastikan itu tipu dan pungli,jangan dilayani ,” ujarnya .
Pemerintah sudah mempersiapkan Juknis bagi yang tidak memiliki kreteria CPNS , yaitu kontrak kerja resmi bagi guru honorer yang tidak masuk CPNS dan Bupati akan mengawal langsung kepentingan para honorer.dengan catatan bekerjasama dengan tidak tolenransi terhadap pungli.
Terkait program bekerja yang berupa bantuan ternak ayam dan segala sesuatunya itu tidak memandang tim sukses atau bukan,sudah ada ketentuan bagi para penerima bantuan salah satunya terdata di Pusat Data Statitik (BPS) Pusat.
Jumlah warga miskin di Jember penerima bantuan dari kementrian pertanian merupakan terbanyak se Indonesia,karna itu ada komitmen untuk menjaga program ini hingga berhasil.
Di akhir ucapanya Bupati berpesan ,” Kabupaten Jember adalah Kabupaten yang relegius,menerima perbedaan satu sama lainya,kondisi ini harus kita jaga bersama. (Monas)











