JEMBER – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sudah berjalan selama 37 tahun. Namun sayangnya PDAM tidak mengalami adanya perkembangan yang signifikan. Bahkan kantor PDAM yang ada sekarang ini masih merupakan kantor lama yang digunakan sejak tahun 1983 silam.
Hal itu diungkapkan oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto. Melihat hal itu, dirinya menyarankan agar pihak PDAM membuat kantor yang baru dan lebih baik daripada kantor yang ada sekarang.
“Buatlah kantor yang baru, Pak. Yang lebih bagus dan keren. Sedangkan yang ini (kantor PDAM di Jalan Trunojoyo – red) nanti dijadikan kantor cabang saja,” kritiknya kepada Dirut PDAM, Senin, (3/1).
Selain itu, pria nomor satu di kota tembakau ini juga meminta para pengelola PDAM untuk membuat terobosan baru yang lebih bermanfaat untuk keberlangsungan hidup masyarakat. Seperti melakukan penghijauan (reboisasi) di titik-titik lokasi sumur bor milik PDAM.
“Jangan hanya mengejar profit oriented (mengutamakan keuntungan – red) saja. Tetapi jangan lupa juga memperhatikan hal-hal yang memiliki efek jangka panjang,” ujarnya.
Sementara sejauh ini, lanjut Hendy, PDAM masih belum bergerak untuk melakukan reboisasi. Padahal adanya pepohonan di sekitar sumur bor akan sangat berguna untuk menyerap air.
“Kalau tidak ada yang menyerap (pepohonan – red), maka air akan langsung mengalir ke sungai atau laut. Sehingga hal itu akan membuat kandungan air di dalam bumi menjadi berkurang. Akibatnya nanti beberapa tahun kedepan, anak cucu kita bisa kekurangan air bersih,” imbuhnya.
Selain itu, Hendy juga meminta kepada dirut PDAM untuk bekerja secara produktif. Sehingga bisa mencapai target yang diharapkan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi semakin meningkat.
“Dirut PDAM lebih meningkatkan kembali performennya sehingga bisa membantu PAD. Karena kalau PAD meningkat, maka manfaatnya akan kembali kepada rakyat,” imbuhnya.
Hendy memaparkan, terkait dengan PAD tahun 2021 mengalami kenaikan senilai 1 Miliar. Namun pria yang akrab disapa Haji Hendy ini merasa belum puas dengan peningkatan itu.
“Kalau bisa PAD tahun 2022 harus meningkat sampai 3 Miliar. Lebih bagus lagi kalau bisa meningkat sampai 10 Miliar,” pungkasnya.(lilik s)











