BIDIK NEWS | JEMBER – Upacara penyerahan Ijazah Universitas Terbuka (UT) Jember, program Diploma,Sarjana,Magister tahun 2019 periode 1, Kamis (21/2/2019) di Gedung Soetarjdo dihadiri oleh Bupati Jember dr.Hj Faida MMR.
Acara yang di awali dengan sambutan oleh Rektor UT Jember , yang sangat mengapresiasi sekali atas kehadiran Bupati Jember dan beberapa perwakilan dari Kepala Daerah yang turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutanya Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR.mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya acara tersebut.
Dalam kesempatan itu bupati menegaskan, kerjasama Pemerintah Kabupaten Jember dengan UT bertujuan membangun sumber daya manusia.
“Membangun negeri adalah membangun sumber daya manusianya,” tegas bupati,” ujar bupati.
Pemkab Jember telah mengucurukan beasiswa bagi 7.000 mahasiswa. Sebanyak 846 penerima beasiswa adalah mahasiswa UT, dengan anggaran mencapai Rp. 5,3 miliar pada 2018.
Sesuai dengan program Pemkab Jember, yakni Maju Imtek dan Imtak, Universitas Terbuka menjadi solusi bagi pekerja yang tetap melanjutkan studi kompetensi.
Universitas terbuka adalah solusi yang tepat bagi mereka yang tidak sempat untuk datang kuliah setiap hari karena harus tetap menjalankan pekerjaan tugas dan tanggungjawab, tapi harus tetap menjalankan studi kompetensi
“saya mendukung upaya Universitas Terbuka, melahirkan generasi dan alumni terbaik bagi Indonesia,” tutur orang nomor satu di Jember ini.
UT menjadi solusi, khususnya bagi guru Paud atau guru SD yang sudah mengajar tapi belum S1, namun harus tetap belajar untuk meningkatkan kompetensinya.
“UT ini sebagai salah satu mitra penting bagi Pemerintah Kabupaten Jember dalam mewujudkan peningkatan kualitas sumberdaya manusia,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati ingatkan, bukan indeks prestasi (IP) tinggi yang ditanyakan masyarakat. Namun sejauh mana dengan ilmu yang kita dimiliki bisa bermamfaat untuk masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen dan dukungan pemerintah,Bupati menandatangani perpanjangan kesepakatan dengan UT untuk menuntaskan para guru PAUD dan SD yang belum S1.
Pemerintah siap mensuport dan memfasilitasi mereka yang mau kuliah hingga lulus S1,” .(Monas)











