SUMENEP | bidik.news — Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali merombak struktur birokrasi melalui mutasi dan promosi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini ditegaskan sebagai strategi serius untuk memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus mendongkrak kualitas pelayanan publik.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan, setiap pejabat yang dilantik tidak hanya menerima jabatan, tetapi juga memikul tanggung jawab besar untuk menjawab harapan organisasi dan kebutuhan masyarakat. Penegasan itu disampaikannya saat pengambilan sumpah dan janji jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama serta pejabat pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (14/1/2026).
Menurut Bupati, mutasi dan promosi jabatan sama sekali bukan bentuk hukuman, kepentingan pribadi, apalagi tekanan politik. Sebaliknya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kelembagaan agar roda pemerintahan bergerak lebih dinamis, efektif, dan efisien.
“Kami melakukan penataan dan mutasi jabatan dengan satu tujuan utama: meningkatkan kinerja perangkat daerah. Ujungnya jelas, pembangunan berjalan lebih efektif dan pelayanan publik semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Achmad Fauzi.
Ia mengingatkan, ASN dituntut selalu siap menjalankan tugas di mana pun sesuai kebutuhan organisasi. Kesiapan itu merupakan wujud komitmen sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang harus mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya.
Lebih jauh, Bupati Fauzi menilai rotasi dan promosi jabatan memiliki peran strategis dalam membentuk aparatur yang tangguh dan adaptif. Pengalaman kerja yang beragam diyakini mampu memperluas wawasan, mengasah kemampuan manajerial, serta mempersiapkan ASN menghadapi tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks.
“ASN dengan jam terbang yang luas tentu lebih siap menjawab tuntutan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam mutasi kali ini, Pemkab Sumenep melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II, di antaranya Ferdiansyah Tetrajaya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Faruk Hanafi Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Agus Dwi Saputra Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Anwar Syahroni Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Moh. Iksan Kepala Dinas Pendidikan, Heru Santoso Kepala Dinas Perizinan Satu Pintu, Rahman Riadi Kepala Dinas Sosial, Mustangin Kepala Dinas Ketenagakerjaan, serta Benny Irawan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM.
Tak hanya itu, Bupati juga merotasi dan mempromosikan 69 pejabat pengawas eselon IV di tingkat kecamatan, sebagai upaya memperkuat birokrasi hingga lini terdepan pelayanan publik.
Bupati Fauzi memastikan seluruh proses mutasi dan promosi jabatan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, berbasis pada penilaian kinerja dan kompetensi ASN. Ia optimistis, penataan birokrasi ini akan melahirkan pemerintahan daerah yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata.
“Kami optimis, dengan birokrasi yang tertata dan kuat, pelayanan publik akan semakin prima dan pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.











