JAKARTA | BIDIK – PT XL Axiata Tbk terus memperluas jaringan layanan telekomunikasi dan data ke berbagai penjuru Indonesia. Saat ini jumlah infrastuktur BTS (Base Transceiver Station) mencapai 100 ribu unit. Presdir & CEO XL Axiata, Dian Siswarini menyebutkan, bertambahnya BTS merupakan bukti komitmen kuat XL Axiata untuk terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan perluasan daerah layanan baru di berbagai wilayah di Indonesia.
“Kini, jaringan XL Axiata telah menjangkau di semua kota/kab di sebagian besar provinsi di Indonesia. BTS milik XL Axiata berdiri di Pulau Weh di ujung paling Barat dan di Merauke serta Jayapura di ujung paling Timur Nusantara. BTS kami juga ada di sejumlah pulau-pulau terpencil dan terdepan, seperti di Semeulue, Natuna, dan Sebatik. Kini pun kami sedang mendirikan BTS di desa-desa yang sangat terpencil di Kalnar, Kalsel, Sulteng, dan NTB yang selama ini sama sekali belum ada jaringan telekomunikasi,” ungkapnya, Senin (25/12/2017).
BTS XL Axiata kini berada di tengah-tengah masyarakat hingga setidaknya tingkat kec di Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi.
“Saat ini jumlah total BTS milik XL Axiata telah lebih dari 100 ribu, karena perusahaan juga masih terus melakukan pembangunan jaringan di berbagai wilayah, baik untuk meningkatkan kualitas layanan untuk merespon semakin bertambahnya pelanggan, juga untuk ekspansi ke wilayah baru di NTT, di mana kami sedang membangun jaringan yang akan menjangkau sebagian besar kota/kab di wilayah tersebut. Beberapa di antaranya bahkan sudah bisa beroperasi,” ujar Dian.
Dengan terus meningkatnya trafik semua jenis layanan, baik voice, SMS dan data, penguatan jaringan harus dilakukan untuk menjaga kualitas layanan, adalah dengan menambah jumlah BTS. Juga dengan upaya XL Axiata untuk memperluas wilayah layanan ke berbagai daerah, keberadaan BTS sekaligus menjadi alat utama menghantarkan layanan kepada pelanggan.
Untuk itulah, BTS XL Axiata terus menempatkan pembangunan infrastruktur jaringan sebagai prioritas dalam alokasi belanja modal (capex). Rata-rata setiap tahun, pembangunan jaringan mendapatkan alokasi capex hingga 70%.
Dari 100 ribu BTS yang dimiliki XL Axiata saat ini, 65% nya merupakan BTS 3G & 4G untuk mendukung layanan data dan 35% nya merupakan BTS 2G. Saat ini secara nasional, sebanyak 360 kota/kabupaten di seluruh Indonesia juga telah terjangkau layanan internet cepat 4G LTE (melebihi dari target 330 kota/kab), termasuk ratusan kota/kab di Jawa, Bali, Lombok, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
“Hingga akhir Oktober 2017, pelanggan layanan data secara umum juga terus meningkat seiring bertambahnya pelanggan yang menggunakan smartphone yang mencapai 70% dari total pelanggan. Pelanggan layanan XL 4G LTE juga terus tumbuh dan mencapai lebih 24 juta dari total pelanggan,” pungkas Dian. (hari)








