SURABAYA l bidik.news – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Mahdi, menyoroti insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBES).
Menanggapi kondisi tersebut, Habib Mahdi mendesak peningkatan pengawasan lapangan serta kesadaran kolektif dari para pengunjung demi menjaga keberlangsungan ekosistem wisata primadona tersebut.
Habib Mahdi asal Dapil Probolinggo dan Pasuruan menegaskan bahwa langkah penutupan sementara kawasan Bromo merupakan keputusan tepat guna mencegah meluasnya titik api sekaligus memitigasi risiko kebakaran susulan.
Kewaspadaan ekstra dinilai sangat mendesak mengingat kondisi cuaca panas terik, minimnya curah hujan dalam durasi panjang, serta vegetasi pohon yang mengering telah meningkatkan kerentanan kawasan terhadap bara api sekecil apa pun.
Oleh karena itu, ia meminta para petugas pengelola kawasan untuk memperketat pengawasan dan secara aktif mengarahkan wisatawan agar tidak melintasi jalur atau zona yang rawan terbakar.
Di sisi lain, kedisiplinan pengunjung juga menjadi kunci utama. Para wisatawan diimbau secara tegas untuk mematuhi seluruh regulasi yang ada dan sepenuhnya menghindari aktivitas apa pun yang berpotensi memicu timbulnya api di area konservasi.
” Berbagai upaya preventif yang komprehensif ini mutlak diperlukan demi melindungi aset wisata unggulan tersebut, sehingga kawasan Bromo tetap aman, lestari, dan terus menjadi destinasi wisata primadona bagi Jawa Timur , ” ucap Habib Mahdi pada Jumat ( 11/9/2026 ).
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini berharap, melalui sinergi antara ketegasan petugas di lapangan dan kepatuhan para wisatawan, insiden serupa tidak kembali terulang dan kawasan Bromo dapat segera pulih serta beroperasi secara aman seperti sediakala.( Rofik )











