BIDIK NEWS | SURABAYA – Sepanjang 2017 lalu, wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Jatim sebanyak 239.411 kunjungan, naik sebesar 8,54 persen dibanding 2016 sebesar 220.570 kunjungan.
Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono mengatakan, secara umum, pola kedatangan wisatawan mancanegara ke Jatim selama tiga tahun terakhir cenderung sama. Selama kurun waktu tersebut, kunjungan wisman ke Jatim terbanyak terjadi pada November yang kemudian turun sedikit pada Desember.
“Dicontohkan pada November 2017, jumlah wisman ke Jatim sebanyak 23,607 kunjungan dan turun 5,02 persen pada Desember 2017 menjadi 22,422 kunjungan,” ungkap Teguh, Kamis (1/2/2018).
Selama 2017 lalu, kunjungan wisman dari sepuluh negara tersebut mencapai 132.891 kunjungan, naik 3,58 persen dibanding periode yang sama 2016 yang mencapai 128.296 kunjungan.
Secara kumulatif, kunjungan wisman ke Jatim selama Januari – Desember 2017 dari yang mengalami kenaikan tertinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya adalah Thailand (naik 16,59 persen). Sedangkan kunjungan wisman dari Taiwan mengalami penurunan terendah sebesar 6,33 persen.
Hal ini menunjukkan pasar wisman dari Thailand merupakan pasar potensial. Karena Thailand terus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jatim. Sementara itu, promosi ke pasar Taiwan harus lebih ditingkatkan, agar jumlah kunjungannya tidak kembali menurun di tahun berikutnya.
“Kunjungan wisatawan ke Jatim dalam kurun waktu 3 tahun terakhir trennya terus mengalami peningkatan. Hal ini salah satunya disebabkan banyaknya objek wisata baru yang menarik untuk dikunjungi di Jatim. Juga promosi pariwisata, baik tempat, sarana akomodasi, maupun event-event yang dilakukan oleh dinas instansi terkait yang semakin baik,” pungkas Teguh. (hari)











