SURABAYA | BIDIK.NEWS – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kanwil Jatim menyumbang dan menanam 10.000 bibit Mangrove di ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya, Senin (8/8/2022) pergi.
Kegiatan yang dihadiri seluruh Kepala Cabang se Jatim tersebut adalah program Employee Voluntering 2022 BPJS Ketenagakerjaan Jatim bertema ‘Go Green’.
Bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, kegiatan ini melibatkan seluruh karyawan se Jawa Timur untuk mendukung pelestarian ekosistem di Mangrove Wonorejo Surabaya sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77.
Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Jatim Deny Yusyulian mengatakan, kegiatan Employee Volunteering tahun 2022 kali ini bertema “Go Green”. Segenap karyawan dan karyawati berpartisipasi dalam gerakan moral program donasi sukarela, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Jadi dalam membeli sebanyak 10 ribu bibit mangrove, kita sama sekali tidak menggunakan duit perusahaan, tapi murni duit pribadi. Jadi kita seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan se Jatim urunan,” kata Deny.
Deny menjelaskan, Employee Volunteering ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan karyawan BPJS Ketenagakerjaan. Bentuk kegiatan tiap tahunnya berbeda namun memiliki tujuan pengabdian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
“ini adalah kali kedua kita menyumbang bibit Mangrove. Dengan melakukan penanaman bibit mangrove di ekowisata, kelak harapannya, bibit tersebut bisa tumbuh, bermanfaat dan memiliki nilai tambah untuk peningkatan potensi ekonomi msyarakat lokal maupun tempat ikon wisata yang dimiliki Surabaya,” katanya.
Pemanfaatan tanaman mangrove, lanjutnya, dapat memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat, antara lain meningkatnya estetika, spiritual, dan nilai-nilai lain yang berkaitan dengan kesejahteraan.
Employee Voluntering Go Green BPJAMSOSTEK ini juga mendukung program Go Green Pemerintah dan juga mendukung ketersediaan oksigen.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa peduli para karyawan BPJamsostek dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Sehingga para karyawan tidak hanya melakukan kewajibannya kepada instansi tetapi juga bisa memberikan kewajibannya kepada masyarakat sekitar,” pungkas Deny.
Sedangkan koordinator Mangrove Wonorejo, Suwito yang juga perwakilan DKPP Kota Surabaya mengaku sangat mengapresiasi bantuan sebanyak 10.000 bibit Mangrove dari BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami sangat berterima kasih sekali dengan bantuan sebanyak 10 ribu bibit Mangrove dari BPJS Ketenagakerjaan. Karena kami masih memiliki sekitar 60 ribu lahan yang harus ditanami,” ujarnya.
Disebutkan Suwito, dengan bantuan bibit Mangrove ini, secara ekonomi masyarakat nelayan di Wonorejo sangat terbantukan. Karena, dengan adanya tanaman Mangrove, banyak terdapat udang, kepiting dan ikan disekitar Mangrove.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJamsostek Surabaya Rungkut, Rudi Susanto mengatakan, kegiatan Employee Volunteering adalah suatu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Lebih lanjut, kegiatan penanaman pohon Mangrove tersebut merupakan wujud kepedulian BPJamsostek terhadap lingkungan di sekitar pesisir laut.
“Dengan penanaman bibit pohon Mangrove, diharapkan dapat mencegah abrasi, menahan arus air laut dan kegiatan ini dapat memberikan kesadaran pada kita semua bahwa pentingnya menjaga lingkungan. Mari kita bersama-sama tetap menjaga lingkungan serta mampu membawa dampak positif bagi masyarakat, desa dan lingkungan di sekitarnya,” kata Rudi.











