KEDIRI – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kediri melakukan sosialisasi program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh pengajar sekolah ditingkat SMA dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Kota dan Kab. Kediri, Rabu (17/11/2021).
Kegiatan yang digelar di gedung Auditorium SMA 1 Kota Kediri ini dihadiri Kepala BPJAMSOSTEK Kediri Suharno Abidin, Hairul Efendi S., S.Pd.Bio selaku Seksi PMA dan PK-PLK dari Cabang Dinas Pendidikan (Dindik) Prov. Jatim wilayah Kediri serta 50 Kepala Sekolah SMA dan SLB di wilayah Kota dan Kab. Kediri
Suharno menjelaskan, tujuan kegiatan sosialisasi ini agar seluruh Non ASN dan tenaga pendidik di masing-masing sekolah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketengakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Karena, kata Suharno, program jaminan sosial ketenagakerjaan ini adalah hak dasar bagi setiap pekerja sebagai jaring pengaman, ketika terjadi risiko sosial ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan hukum publik yang bertugas melindungi seluruh pekerja melalui 4 program. Yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP),” katanya.
Lingkup perlindungannya mulai dari perjalanan berangkat kerja, segala aktivitas selama menjalankan pekerjaan, hingga perjalanan kembali ke rumah. Sehingga secara penuh dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. “Manfaatnya pun sangat besar, mulai dari penggantian seluruh biaya sampai dinyatakan sembuh oleh dokter apabila terjadi risiko kecelakaan kerja (JKK), sampai santunan kematian jika terjadi risiko kematian (JKM),” tegas Suharno.
Suharno Abidin berharap, dengan adanya dukungan dari Pemerintah Kota dan Kab. Kediri, seluruh sekmen tenaga kerja di wilayah Kediri dapat dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.











