BIDIK NEWS | JEMBER – Marah dan kecewa itu yang ada dalam perasaan Bupati dr. Hj .Faida MMR saat mengetahui betapa carut marutnya pengurusan SK pensiun yang seharusnya tidak dipersulit hingga harus bertahun untuk menunggu sebuah SK.
Luapan kekecewaan itu disampaikan dihadapan para calon penerima SK pensiun yang akan diberikan langsung oleh Bupati di Pendopo Wahyawibawagraha pada Senin (14/01/2019).
Saat membuka ucapanya Bupati Jemenyampaikan , “Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan Bapak – Ibu sekalian dan ini sebuah penghormatan dari saya kepada Bapak dan Ibu yang sudah mengabdikan hidupnya berpuluh tahun untuk masyarakat dan Pemkab Jember ,” ujarnya.
Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawanya , Kabupaten yang besar adalah kabupaten yang menghargai para pensiunanya,tegas Bupati.
Bupati sangat sedih , ketika menerima sms dari pensiunan penjaga sekolah SD yang berani sms ke bupati yang mengeluhkan terkait proses pengurusan SK pensiun .S
Dalam sms tersebut menyampaikan ” Saya ini Bu mengabdi di Pemkab Jember ini sudah puluhan tahun tetapi ngurus SK pensiun aja kok susah,saya sudah 9 bulan pensiun belum nerima SK Pensiun, alias gak gajian setelah puluhan tahun mengabdi ” .
Keadaan ini sangat ironis sekali, selama ini semuanya telah di siapkan dan bupati tinggal tanda tangan,tetapi kapan di tandatangani,kapan diserah terimakan menjadi data yang sangat menyedihkan.
Dan sms ini menjadi fenomena gunung ais, saya yakin yang terimanya SK setelah pensiun 9 bulan bukan hanya terjadi kepada satu orang tapi banyak sekali,dan hal tersebut di amini oleh seluruh undangan.
Bupati tekankan,hal ini harus di akhiri jangan lagi ada kejadian seperti ini,oleh itu dalam seminggu kita urai dimana titik permasalahanya dan hasilnya kita sampaikan ke publik,pungkasnya. Monas











