BANYUWANGI | BIDIK.NEWS – Sejumlah atlet Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Banyuwangi sukses mengukir prestasi di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Jawa Timur 2022.
Salah satunya, atlet muda Sulton Nawwaf Syarif Basuki yang berhasil meraih medali emas di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Jawa Timur 2022.
Pemuda kelahiran 1 Juli 2007 ini, merupakan salah satu atlet muda berprestasi yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi. Putra pasangan Ir. Basuki Rachmad dan Rohidah ini, berhasil meraih juara 1 kumite 63 kg kadet putra.
Kesuksesan Sulton meraih medali emas diajang Kejurprov FORKI Jatim 2022 ini, juga dibarengi 4 atlet karate Banyuwangi lainnya, yakni Choirul Alam (juara 1 kata senior putra), Ervinda Ayu Kumala (juara 1 kata U 22 putri), Celine Ganda Adine (juara 1 kata kadet putri) dan Yanur Syafaat (juara 1 kumite 57 kg kadet putra).
Selain meraih medali emas, diajang Kejurprov FORKI Jatim 2022 ini, atlet FORKI Banyuwangi juga meraih medali perak dan medali perunggu.

Ketua FORKI Banyuwangi, I Wayan Redita mengatakan, di Kejurprov kemarin FORKI Banyuwangi berhasil menyabet 10 medali, terdiri dari 5 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu.
Menurutnya, raihan prestasi ini tak lepas dari kegigihan dan semangat para atlet dan pelatih. Selain itu, FORKI Banyuwangi telah menyiapkan tim Kejurprov ini sejak gelaran Porprov lalu.
“Kami telah mempersiapkan tim Kejurprov ini sejak gelaran Porprov kemarin,” kata Wayan saat dikonfirmasi, Senin (12/09/2022).
Dia berharap, di porprov tahun 2023 nanti atlet FORKI Banyuwangi bisa menyumbangkan madali yang lebih banyak lagi.
“Melihat hasil di kejurprov, kita bisa bersaing dengan kabupaten lain. Semoga ditahun 2023 kita mendapat anggaran yang lebih, agar bisa kita gunakan untuk pembinaan ke atlet-atlet yang telah kita persiapkan,” ungkapnya.
Wayan menyebut, raihan 10 medali ini baru pertama kali dalam sejarah perkeratean di Banyuwangi dalam ajang kejuaraan provinsi.
“Hal ini tak lepas dari tim pelatih yang begitu keras dan disiplin dalam melatih atlet-atlet yang sudah kita bentuk di Pemusatan Latihan Cabang (puslatcab). Dimana, pelatih selalu mengavaluasi kelemahan-kelemahan disetiap kejuaraan,” jelasnya.
“Semoga dari hasil perolehan medali ini, legislatif dan eksekutif lebih perhatian lagi ke bidang olahraga, karena lewat olah raga kita bisa mengharumkan nama Banyuwangi dan memperkenalkan seni budaya dan keindahan alam Banyuwangi,” tutur Wayan menambahkan.
Adapun atlet FORKI Banyuwangi yang berhasil meriah medali perak yaitu, Wisnu Bintang Barata (kata junior putra), Naufal Rayyan (kata U21 putra), dan Gusti Krisna Darmayoga (kumite 84 kg under putra). Sedangkan medali perunggu diraih Ervinda Ayu Kumala (kumite – 50 kg putri), dan Rasya Albani (kata kadet putra).(nng)











