SAMPANG — Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, yang diwakili ESCO Jawa Timur Ir. Mohammad Farid, resmi melantik Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sampang Periode 2019-2023 di Aula PKPRI, Kabupaten Sampang, Rabu (26/02/2020).
Dalam pelantikan tersebut hadir Wabup Sampang, H Abdullah Hidayat, Ketua Umum Askab PSSI Se Madura, Kabid Olahraga dan Pemuda A. Rofik, Ketua KONI Sampang H. Syarif, Manager Persesa Moh. Fathorrosi dan pengurus Askab PSSI Sampang Periode 2019-2023, Pengurus Asprov Jawa timur, Ketua PSSI Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep, DPRD Komisi IV, Seluruh Pengurus Ketua Club sepak bola Se Kabupaten Sampang.
Usai dilantik, Ketua Askab PSSI Sampang Mohammad Farok dalam sambutannya menyampaikan jika dirinya bersama para pengurus berkomitmen akan membawa Sepakbola Sampang lebih baik.
Untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya juga meminta dukungan dari segala pihak utamanya Pemerintah Daerah dan kesolidan para pengurus.
Ada beberapa hal yang menjadi fokus kepemimpinannya diantaranya perihal pembinaan pemain usia dini, manajemen SDM wasit dan perangkat pertandingan serta pemutaran kompetisi usia dini.
Tak hanya itu, Sekolah Sepakbola (SSB) yang selama ini telah banyak mati suri akan dihidupkan kembali agar bisa menjadi wadah anak-anak di Sampang mencari ilmu bagi yang menang hobby di olahraga Sepakbola.
Sementara itu, Ketua KONI Sampang H. Syarif berharap walaupun dana yang ada hanya sedikit namun tak menyurutkan semangat dari para pengurus untuk memajukan Sepakbola di daerah Kota Bahari.
Dirinya mengapresiasi langkah yang dilakukan PSSI untuk memutar kompetisi berjenjang agar bisa mengorbitkan pemain jangka panjang.
Di tempat yang sama, Komite Eksekutif Asprov PSSI Jawa Timur Ir. M Farid berpesan untuk terus menjaga kesolidan dan kekompakan diantara pengurus.
Selain itu, sinergitas dengan Pemerintah Daerah harus terus dijalin dengan baik dan bisa mencari suntikan dana dari unsur swasta juga.
“Memang pendanaan di sektor sepakbola sangat besar, kita diberi tanggung jawab bagaimana bisa mencari sumber dana lain seperti sponsor juga seperti halnya jika memutar kompetisi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat berharap kepada para pengurus yang telah dilantik untuk menjaga soliditas tim untuk bahu-membahu memajukan Sampang melalui sektor olahraga Sepakbola.
Dirinya mengapresiasi langkah yang akan dilakukan PSSI Sampang untuk memutar kompetisi di Usia 12 dan 15 dengan tujuan pembinaan para pemain muda.
“Memang ini yang saya harapkan karena akan mengorbitkan pemain yang kedepan juga akan mengisi skuad Laskar Trunojoyo. semoga dengan diputarnya turnamen usia dini dapat membangun persepak bolaan di kabupaten Sampang kedepan,” ucapnya.
Wabup juga mengatakan, berapa tahun lalu, masyarakat begitu antusias dengan klub sepak bola di daerahnya. Namun saat ini kecintaan itu semakin berkurang. ”Oleh karena itu harus menjadi perhatian pengurus yang baru untuk berprestasi membawa nama baik Sampang,” ungkapnya.
Menurut H. Ab sapaan akrab Wakil Bupati Sampang, menggairahkan sepak bola bisa dilakukan dengan menghidupkan kembali fungsi klub sepak bola di Sampang. Salah satu caranya dengan menggalakkan kompetisi yang teratur dan berkelanjutan, supaya bisa memajukan sepak bola.
“Melalui kompetisi usia dini ini juga sebagai upaya pembinaan pesepakbola di daerah dalam mencari pesepakbola dini berkualitas, syukur syukur suatu saat dapat menjadi kekuatan tim yang tergabung dalam Persesa Sampang demi meraih prestasi baik tingkat regional maupun nasional,” pungkas mantan manajer Persesa ini.











