JEMBER – Pertanian bukan hanya menjadi dunianya orang dewasa, generasi muda hingga anak-anak semestinya mendapat porsi yang cukup untuk ikut berkiprah. 30 Juni 2020
“Berbicara pertanian seolah-olah pembicaraan orang dewasa, seharusnya pertanian lebih masuk di dunia pendidikan,” sebut Bupati Jember, dr. Faida, MMR saat acara Wibinar pangan di Pendapa Wahyawibawagraha.
Webinar Nasional Pangan di era New Normal yang mengangkat tema ” Pengembangan Riset Tehnologi Pangan Berbasis Potensi Lokal pada masa dan pascapandemi Covid-19″ tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (TPHP) Jember, M Satuki dan ,Plt, Kabag Pembangunan, Kosim.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap pada masa tanam dan panen yang melibatkan orang dewasa ini bisa menjadi destinasi wisata edukasi sehingga anak anak bisa terlibat mengikuti proses produksi bahan pangan.
Masih Bupati, menjadikan masa tanam dan panen sebagai destinasi wisata, sama halnya dunia pertanian membuka diri. Bupati berharap Jember yang memiliki potensi pertanian mampu bersama-sama daerah lain menyelesaikan masalah pangan.
Selain edukasi pertanian bagi anak-anak yang sangat ditekankan oleh Bupati, perilaku makan masyarakat juga masih memerlukan edukasi, hal tersebut diharapkan bisa diatasi bersama-sama. (Monas)











