BIDIK NEWS | BANYUWANGI – Tak disangka, masyarakat Banyuwangi tiba-tiba dibuat heboh dengan video viral tarian erotis di Gedung Wanita Paramitha Kencana Banyuwangi.
Tarian yang mengundang nafsu birahi itu, viral di medsos dengan menyuguhkan tontonan didepan umum. Ironisnya mereka yang menonton adalah dari kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa. Tarian erotis itu disuguhkan saat digelarnya pameran bursa mobil dan modifikasi, Minggu (01/05) malam.
Apalagi tempat yang digunakan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Tak pelak, beredarnya video tak senonoh itu mendapat kecaman dari berbagai elemen masyarakat di Banyuwangi, salah satunya dari Pemuda Pancasila Banyuwangi.
Kepada awak media, Ketua Pemuda Pancasila Banyuwangi, Eko Suryono mengecam keras kegiatan itu, karena pertunjukannya dilakukan secara terbuka. Sehingga banyak anak-anak dan remaja yang menonton.
“Itu aset milik Pemkab Banyuwangi, tidak sepatutnya digunakan untuk kegiatan yang bisa mencederai nama pemerintah daerah dan masyarakat Banyuwangi,” tegas Eko Suryono, Senin (02/04).
Dia menegaskan, jika dalam waktu dekat pihak penyelenggara tidak meminta maaf kepada masyarakat Banyuwangi, pihaknya akan mengambil langkah lebih tegas dan melakukan kajian hukum terkait viralnya tarian erotis itu.
“Penyelenggara harus segera bertanggungjawab dan meminta maaf. Kalau tidak, kami akan bersikap lebih tegas,” pungkasnya.(nng)
Teks : Aksi tarian erotis di Gedung Wanita Banyuwangi.(foto:ist)










