GRESIK. BIDIK. Ponpes Ihyaul Ulum di Dukun ini sudah berusia puluhan tahun, dan agama Islam semakin tumbuh subur dengan pendidikan serta dakwah yang dilakukan oleh para kyai serta santri dari pondok tersebut, karena akan melakukan kegiatan berupa haul serta pemutaran film G 30 S, maka Muspika Dukun melakukan silaturohim di ponpes tersebut, dan diterima pemangku ponpes Kh mahfud Maksum , Kamis (28/9)
Komandan Koramil Letda Infanteri Toyib, Kapolsek Akp Windu, dan Camat Dukun Narto yang datang berombongan ini, beberapa hal yang di bahas dalam silaturohim tersebut antara lain : kondisi bangsa dan negara saat ini, kondisi lingkungan pondok pesantren, rencana pemutaran film G 30 S, serta persiapan haul di ponpes Ihyaul Ulum 4-7 Oktober mendatang.
Pemangku Ponpes Ihyaul Ulum Kh Mahfud Maksum menjelaskan bahwa haul di lingkup ponpes Ihyaul Ulum itu hanya dilakukan keluarga dan santri saja,” Meski kegiatannya beberapa hari, namun hanya dilakukan di dalam pondok saja, dan tidak ada kerumunan massa yang menyebabkan kemacetan, memang dalam suasana tersebut suasana pondok lebih ramai dari biasanya,” jelas pemangku ponpes.
Sementara Komandan Koramil Dukun Letda Inf Toyib menjeladkan seputar pemutaran film G30 S dilingkup ponpes,” Sejak era reformasi, film ini tidak pernah diputar lagi, dan generasi usia SD, SMP, SMA itu agak kurang mengenal sejarah, dan peristiwa yang dilakukan oleh PKI di negara ini, dengan pemutaran film ini dilingkup ponpes yang diperuntukkan masyarakat dan santri, diharapkan masyarakat faham dan bersikap terhadap PKI,” tuturnya. ( ali)








