BANYUWANGI | BIDIK.NEWS – Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menghidupkan pariwisata halal di seluruh destinasi yang ada di Banyuwangi.
Dengan menerapkan konsep Halal, Higienis dan Sehat (H2S), seluruh destinasi wisata di Banyuwangi akan jadi produk wisata berkonsep halal.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda saat dihubungi, Kamis (2/3/2023).
“Jadi, pariwisata kita nanti akan ada standarisasinya, penataan yang aman, nyaman dan kaidah islaminya dipakai,” ujar Bramuda.
Menurutnya, konsep wisata halal ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan muslim dan meningkatkan kepuasan mereka selama berkunjung di destinasi wisata Banyuwangi.
“Saat ini sudah on progres, nanti akan ada sosialisasi, lalu juga ada supervisi ke masing-masing destinasi, restoran dan hotel,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Bram ini menjelaskan, sebelumnya di Banyuwangi pernah ada salah satu destinasi wisata halal yang bernama Pantai Syari’ah. Bedanya, kedepan seluruh pelaku wisata diharapkan bisa memiliki pemahaman lebih luas tentang H2S.
“Tahap satu nanti akan ada beberapa destinasi dulu, tapi nanti arahnya untuk semua. Setiap destinasi nanti harus punya musholla, arah kiblat, sajadah, Al-Qur’an dan sebagainya,” papar Bram.
“Termasuk restonya, itu nanti akan dicek semua oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI),” imbuhnya.

Bram berharap dengan penerapan ini, Banyuwangi menjadi brand, karena konsep H2S ini akan membuat orang menjadi nyaman saat berwisata. Dengan fasilitas lengkap dan dijamin kehalalannya.
“Untuk destinasinya belum kita tentukan, nanti kurang lebih ada 10 destinasi, 15 hotel dan 15 restoran yang kita verifikasi,” pungkas Bram.(nng)












