SURABAYA – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Surabaya Rungkut menggelar pelatihan kewirusahaan bertema “Peluang Usaha Di Masa Pandemi Covid-19”, Selasa (19/4/2022) di kantornya.
Kegiatan diikuti 78 orang ahli waris Penerima Manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang dilaksanakan secara luring dan daring.
Kegiatan diisi dengan pelatihan motivasi berwirausaha lalu pengenalan social media marketing dan pelatihan membuat kue kering & Minuman tradisional.
Rudi Susanto, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Rungkut mengatakan, pihaknya berupaya agar peserta yang hadir bisa menjadi entrepreuner yang mandiri dan dapat melanjutkan kegiatan ekonomi di masa yang akan datang.
Harapannya, para peserta pelatihan ini dapat mengimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kegiatan ini, para ahli waris yang memiliki usaha juga mendaftarkan dalam program Bukan Penerima Upah (BPU) di BPJS Ketenagakerjaan.
“Ahli waris dapat terus menjalankan kehidupannya tanpa terkurangi kesejahteraannya. Ini bukti nyata hadirnya negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja,” kata Rudi.
Ada puluhan peserta yang semuanya adalah ahli waris dari peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya Endah, ahli waris yang datang secara luring menyambut baik kegiatan ini dan mengharapkan kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan, sehingga ahli waris mendapat keahlian atau keterampilan agar dapat mandiri secara ekonomi.
Kegiatan ini menggandeng UMKM Tenggilis dan NH Preneur sebagai narasumber digital marketing. Peserta juga dibekali dengan cara membuat kue dan minuman tradisional.
Rudi mengungkapkan tentang pentingnya masyarakat pekerja khususnya informal mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan, sebab setiap pekerjaan memiliki risiko.
Ia menjelaskan, dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK akan mengurangi dampak dari risiko-risiko yang ada.
“Setiap pekerjaan pasti ada risikonya. Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, para pekerja akan terlindungi. Sehingga lebih tenang dalam bekerja. Semoga kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan peserta dapat menyerap semua ilmu yang akan mereka implementasikan ke depan,” ungkap Rudi.
“Dengan terlaksananya kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan softskill para peserta yang hadir karena mereka masih bisa terus berkarya,” pungkas Rudi.











