GRESIK. BIDIK. Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gresik menggelar work shop mengenai sejarah Islam masuk ke Gresik dengan mengundang sejarahwan dan juga ulama, berlangsung di Masjid Agung Gresik Rabu (9/8)
Dengan menghadirkan nara sumber KH Muhtar Jamil dan H Taufik Haris.
Islam masuk Nusantara itu pada abad oertama Hijriyah atau abad ke 7-8 Masehi, dan langsung dari tanah Arab, daerah yang mula mula di pengaruhi oleh Islam adalah pantai Pulau Sumatera, terbukti dengan kerajaan Islam yang pertama kali di Nusantara adalah di Aceh.
” Penyebar agama Islam saat itu ya para muballigh dan juga para pedagang yang berlangsung dengsn damai, dan pelayaran antar pulau, termasuk antar negara itu sudah berlangsung jauh sebelum masa tersebut ,” jelas Muhtar Jamil dengan santai dan disertai dengan joke segar.
Teori tentang Islam masuk Nusantara / Indonesia pada abad 1 Hijriyah itu berdasar dari tulisan W.F. Grieneveldt, TW Arnold, Syed Naqub Al Atas, GF Haurain, JC Van Lewi, Hamka, Uka Tjandrasasmita.
” Kedatangan Islam pada abad ke H Hijriyah itu di Perlak Aceh, selanjutnya menyebar ke seluruh Nusantara, kalau di Gresik saja ada peninggalan berupa makam, misalnya : Fatimah binti Maimun 1.082 M, Malik Ibrahim 1.419, Ali Murtado 1.450. Nyai Gede Pinatih 1.478. Masa ke emasan Islam di Gresik pada pemerintahan Sunan Prapen 1.605. dan keruntuhan di tahun 1.745,” jela H Taufik Haris di depan 60 orang yang guru PAI MI/ SD, dan SMP. ( ali)







