SURABAYA – Smartfren sangat mengerti kebutuhan pelanggan setianya, khususnya di bulan Ramadan kali ini. Dimana Smartfren meluncurkan armada Motor Toko. Nantinya, selama Ramadan dan sesudahnya, Motor Toko Smartfren dengan warna pink ini akan berkeliling mendatangi tempat keramaian di Surabaya serta kawasan terpencil yang tidak bisa dijangkau oleh pelanggan setia Smartfren.
“Istilahnya kita jemput bola dengan mendatangi daerah-daerah yang jarang ada tokonya (gerai Smartfren), tapi pelanggan kita banyak disitu. Harapannya, pelanggan kami lebih loyal lagi dan betah dalam beribadah puasa karena datanya didukung penuh oleh Smartfren,” kata Yulianto, Regional Head North East Java saat di temui di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Bratang, Surabaya, Selasa (5/4/2022) petang.
Selain itu, lanjut Yulianto, dengan armada baru ini, akan mempermudah tim sales untuk melakukan promosi produk-produk baru Smartfren. “Motor Toko ini lebih fleksibel, produknya juga lebih safety, karena ditaruh di dalam box sehingga tidak akan kehujanan dan ada tendanya. Motor Toko ini bentuknya Smartfren banget. Ini sebagai media campaign juga, dan ini multifungsi sebagai toko keliling, bisa aktifasi langsung juga,” ungkap Yulianto.
Sehingga dengan adanya Motor Toko Smartfren, yang di dapat selain produk, masyarakat atau pelanggan juga bisa bertanya seputar produk Smartfren mulai dari harga termurah sampai yang mahal.
“Jadi masyarakat bisa memilih sendiri dan bisa aktivasi. Motor Toko ini akan dipakai terus saat Ramadan. Dengan adanya pandemi ke endemi ini, lebih memudahkan tentunya, karena banyak masyarakat sekarang yang mulai beraktivitas di keramaian,” katanya.
Saat ini, kata Yulianto, jumlah armada Motor Toko Smartfren sebanyak 25 unit yang tersebar di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Rencananya semua area memiliki minimal 3 unit. Untuk target sendiri, menurut Yulianto, tergantung individu salesnya.
“Karena kami hanya memfasilitasi dan semoga bisa membantu dalam kinerja mereka. Intinya 1 orang 1 kendaraan, semoga saja meningkat dan mobilitasnya juga,” pungkas Yulianto sembari menyebut, untuk traffic tertinggi selama Ramadan masih berada dikawasan Surabaya Utara, seperti Ampel, Kedung Cowek dan sekitarnya. Peningkatannya bisa mencapai 2 – 3 kali lipat dari hari biasa.











