GRESIK – Amblesnya jembatan Kacangan hari Minggu (19/12) sore kemarin, berdampak terhambatnya arus lalu lintas, barang, dan jasa.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Senin pagi (20/12) memantau dari dekat jembatan ambles, dan berharap secepatnya dicari penyebab jembatan ambles, serta diupayakan agar lalu lintas tidak terhambat.
“Kami bersama pak Sekda, pak Asisten dan Dinas PU melakukan peninjauan di jembatan Kacangan yang ambles , tentunya kita akan mencari solusi yang tercepat agar jembatan ini bisa berfungsi kembali,” ujar Bupati Yani.
Bupati Yani bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Achmad Hadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Gresik Gunawan Setijadi, Camat Benjeng Suryo Wibowo dan perwakilan dari BBWS Bengawan Solo meninjau secara langsung kondisi jembatan yang menghubungkan antara Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso.
Dari informasi yang dihimpun, amblesnya jembatan dengan panjang kurang lebih 48 meter tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya, akses jalan antar desa terputus total dan diharuskan untuk memutar di sebelah barat lokasi jembatan tersebut ( Dusun Balong wangon)..
Berbagai spekulasi timbul mengenai penyebab amblesnya jembatan Kacangan, diantaranya adalah akibat berubahnya aliran sungai dari awal jembatan dibangun pada tahun 2002 silam hingga sekarang. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, ia mengungkapkan bahwa aliran sungai mengalami perubahan dan mengakibatkan skoring pada bangunan.
“Perubahan aliran sungai dan derasnya arus menyebabkan skoring pada bangunan jembatan, sehingga terjadi pengikisan pada area tiang yang menyangga jembatan,” jelas Achmad Washil. ( ali)











