SURABAYA– PT Bank Pembangunan Daerah JawaTimur Tbk (Bank Jatim) sebagai bank Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mempunyai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan salah satu bentuk rasa kepedulian dan tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat.
CSR tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan melalui Bank Jatim Peduli. Yang baru-baru ini, pada Selasa 9 Maret 2021, CSR Bank Jatim Peduli diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Situbondo berupa sarana prasarana pasar rakyat dan kelompok usaha, meliputi pengadaan 1 unit mesin traktor dan 14 box sampah, di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo dan, pembuatan perpustakaan apung, di Kampung Kerapu. Serta pengadaan tempat sampah Portabel.
CSR diserahkan secara simbolis oleh Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo kepada Bupati Situbondo Drs H Karna Suswandi, di halaman belakang Kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Situbondo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Situbondo Karna Suswandi mengucapkan terima kasih kepada Bank Jatim atas CSR yang diberikan.
”Kami sangat mengapresiasi langkah Bank Jatim saat ini, dan selanjutnya akan segera kami salurkan dengan memberikan kepada penerima bantuan,” ucapnya.
CSR Bank Jatim Peduli ini merupakan wujud kepedulian Bank Jatim kepada masyarakat, terutama pada kondisi pandemi saat ini. Selain itu, penyerahan bantuan ini adalah wujud sinergi dari Bank Jatim dalam mewujudkan program sosial, demi terciptanya ekonomi yang lebih ramah lingkungan.
Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo juga berharap CSR ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam berbelanja di pasar rakyat, menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat dan nyaman serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
”Saya juga berharap Bank Jatim Cabang Situbondo dapat terus bersinergi serta berjalan beriringan dengan program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo selaku stakeholder maupun masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan potensi daerah,” jelas Tonny.












