JEMBER – Tim Jalan Lubang (TJL) besutan Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, yang diresmikan pada hari Jum’at tanggal 1/3/2019 tahun lalu ini, kini tiada kabar beritanya, tim yang terbagi kepada 5 tim dimana masing-masing tim terdiri dari 11 orang ini begitu di tunggu-tunggu kiprahnya.
Pada tahun 2019 lalu, gerak gerik tim besukan Bupati Faida ini seringkali mendapat peliputan yang luas di berbagai media masa, masyarakat bisa melihat langsung seperti apa kiprah tim ini dalam memastikan persoalan jalan berlubang di Kabupaten Jember cepat tertangani.
Namun seiring berjalanya waktu, tim yang menjadi kebanggaan wong Jember ini hilang tampa berita, sehingga tidak heran banyak ruas jalan Kabupaten mengalami kerusakan sana sini.
Banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang berlubang dan belum adanya penanganan dari Dinas terkait tentu akan menimbulkan banyak pertanyaan dikalangan masyarakat.
Mengutip pernyataan Bupati Faida saat pertama kali melepas Tim Jalan Lubang waktu itu, bahwa sesuai namanya tim ini khusus menangani jalan yang berlubang.
“Kalau dulu ada Tim Reaksi Cepat (TRC) tapi kerjanya lambat, karna sejatinya masyarakat tidak hanya ingin cepat direspon tapi bagaimana lubang segera di tutup,” jelas Bupati dalam kesempatan tersebut.

Sejak tanggal 26 September 2020, dr. Faida yang kini kembali maju menjadi calon Bupati Jember resmi bercuti untuk kampanye, Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief yang tidak maju di Pilkada tahun 2020 telah dilantik sebagai Plt. Bupati Jember.
Harapan besar dari masyarakat bagaimana persoalan jalan yang rusak dan berlubang ini segera ada penanganan dan tindakan cepat dari Plt. Bupati.
“Kami ingin ada langkah cepat dari Pemkab Jember, karna sebentar lagi sudah memasuki musim penghujan, tentunya kondisi jalan berlubang ini akan membahayakan para pengguna jalan, di tambah lagi banyak ruas jalan minim lampu penerangan jalan,” ujar Antok salah satu warga Dusun Sumberjo Desa Glundengan Wuluhan Jember.
Di sepanjang jalan jurusan Balung-Kemuning ini,banyak terjadi lubang disana sini, terutama di kawasan curah kenceng timur kantor Desa Glundengan Wuluhan Jembe.
“Bahkan, akibat kondisi jalan yang berlubang tersebut, tatkala ada pengendara yang coba mengelak lubang yang cukup dalam jatuh dan mengalami luka-luka,” jlentrehnya.
Persoalan kondisi jalan Balung-Kemuning ini tidak hanya dikeluhkan warga, H. Gufron, Anggota DPRD Jember Dari Dapil IV, Fraksi PKB ini beberapa kali sempat meninjau kondisi jalan yang banyak dikeluhkan warga.
Secara singkat H. Gufron yang merupakan mantan Kepala Desa beberapa periode ini berharap ada langkah segera dari Dinas terkait baik jangka pendek maupun jangka panjang, khusus di kawasan curah kenceng ini perlu adanya peningkatan jalan dan pembangunan dinding penahan jalan.
Menanggapi keluhan warga ini, Plt. Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief menyampaikan ” ya kita nanti akan tindak lanjuti,” tuturnya, Selasa (27/10/2020).
“Sekarang memang sudah memasuki musim hujan, tapi masih diawal-awal,, nanti saya akan minta Tim Reaksi Cepat ( TRC), sekarang bukan Tim Jalan Lubang(TJL). Kembali seperti dulu lagi,” pungkasnya.
Cukup Beragam reaksi yang dikeluhkan warga. Tidak hanya sekedar bersuara Melalui media masa, aksi menanam pohon pisang dan menangkap ikan di jalan, juga dilakukan oleh warga.
Harapan besar kepada Plt. Bupati,melalui media ini, bagaimana berbagai keluhan yang menyangkut keselamatan ini segera ada tindaklanjut, jangan sampai terjadi lagi kecelakaan-kecelakaan lain, apalagi sampai jatuh korban jiwa.











