SIDOARJO — Bergabung bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tangguh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mendistribusikan Tempat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di 8 (delapan) titik. Total CTPS yang didistribusikan sebanyak 124 unit yang tersebar di beberapa titik.
Penempatan titik-titik merujuk pada lokasi yang strategis yaitu tempat kerumunan atau fasilitas publik/umum baik itu pasar, terminal, stasiun, instansi pelayanan publik/umum.
Bersama regu yang beranggotakan pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, unsur relawan dan mahasiswa, tim membagikan CTPS di Kantor Sekretariat Daerah (Setda), Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sidoarjo, Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Pos Pemadam Kebakaran Unit Buduran, Pos Pemadam Kebakaran Unit Waru, Pos Pemadam Kebakaran Kota, Dinas Pangan dan pertanian serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, sejak 26 Maret 2020 sampai dengan 3 April 2020.

Pendistribusian CTPS ini dilakukan untuk memfasilitasi meminimalisir penyebaran Covid-19 sekaligus memudahkan masyarakat untuk menjaga kebersihan saat berada di luar rumah. Pendistribusian CTPS ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menindaklanjuti Keputusan Presiden tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga telah melakukan perubahan kebijakan terkait penggunaan APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020, dengan melakukan re-focusing untuk beberapa program dan kegiatan ,dan dialihkan untuk percepatan penanganan Covid-19. Salah satunya adalah pembentukan ruang isolasi, pembagian bantuan sosial, pendistribusian CTPS, dan sebagainya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo yang juga pelaksana Harian Gugus Tugas percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sidoarjo, Dwidjo Prawito mengatakan, penempatan tempat cuci tangan portabel itu juga untuk edukasi warga agar hidup bersih dan sehat.
“Cuci tangan dengan sabun merupakan cara terbaik dalam mencegah penularan COVID-19. Keberadaan ‘wastafel portable‘ agar warga dapat menjaga kebersihan saat di luar rumah, dan tak hanya pemasangan tempat cuci tangan, BPBD bersama instansi terkait juga melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat,” katanya.











