TRENGGALEK – Pesta demokrasi di Kabupaten Trenggalek dalam Pilkada 2020 semakin sulit diprediksi siapa yang akan memenangkan
Menurut Catur Santoso, Ketua Umum AJT (Aliansi Jurnalis Tulungagung -Trenggalek) , bahwa peta politik di Kabupaten Trenggalek pada Pilkada yang berlangsung bulan Desember tahun ini sulit untuk diprediksi, karena berdasarkan pengamatanya suara selalu berubah ubah.
“Sulit di tebak Pilkada 2020, Apakah kekuatan uang atau popularitas yang lebih berpengaruh,” kata Catur Santoso ditemui saat berkunjung ke rumah keluarga besarnya daerah Watulimo Trenggalek Sabtu pagi (19/09/2020).
Lebih lanjut Catur mengatakan, tidak ada kekuatan dominan yang dapat menentukan arah demokrasi dikota kripik tempe ini.
Meskipun Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad Natanegara paling banyak diperbincangkan netizen, namun kenyataanya berbeda, . Oleh karena itu, parpol pengusung harus bekerja keras.
“Buktikan dedikasi, karena ini zaman bergerak, era perubahan,” tegasnya.
Ditanya terkait salah satu calon terkonfirmasi Covid -19 , Pria yang memiliki Ibu Asli Trenggalek ini mengaku cukup menarik .Dilain sisi lawan politik menganggap Enteng, karena geraknya akan terbatas .Sementara disisi lain dapat mengecoh lawan karena para simpatisan dari partai pengusung baik PKB maupun PKS tampaknya terus bergerak dibawah tanah.
” Ya itu bisa jadi strategi , disaat lawan lengah tentu akan bumerang, ” katanya.
Catur menambahkan dari surve di akar rumput , Pasangan Aflan Rianto-Zaenal Fanani yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) memiliki pergerakan siqnifikan .
Menurutnya banyak pemilih dewasa yang loyal terhadap pasangan ini. Apalagi keduanya merupakan penantang yang belum memiliki catatan buruk dalam pemerintahan.
Catatan positf lagi , Meskipun Incumbent merupakan Pasangan Emil Dardak dalam Pilkada Sebelumnya, Namun Wakil Gubernur ini memilih netral dalam Pilkada Trenggalek tahun ini.
” Sangat positif karena pak Emil termasuk figur penentu dalam mendulang suara, beliau punya kader militan saat maju dalam Pilkada Tahun lalu, ” pungkas Catur,yang di kenal sangat akrab dengan para pemuda trenggalek.
Catur memastikan Pilkada ini akan berimbang kekuatannya ,bahkan kemungkinan Incumbent dapat dikalahkan, meski perolehan suara sangat tipis (eko)











