GRESIK- Seorang pengusaha akan tetap eksis bahkan semakin maju kalau cermat membaca peluang serta mampu menciptakan terobosan, demikian disampaikan Muhammad Jefri, pemilik busana Ramli, Jl Sindujoyo ,Gresik.Sabtu siang ( 12/9).
” Saat awal mula pandemi kemarin, ketika di berlakukan PSBB, penjualan kami nyaris lumpuh, pengiriman keluar propinsi tidak bisa dilakukan, sales dari toko ke toko tidak bisa berjalan, setidaknya sekitar 2 bulanan penjualan sangat minim,” jelas Jefri.
Lebih lanjut di jelaskan oleh pengusaha muda ini, kalau musim panen bagi pelaku usaha busana adalah jelang puasa dan jelang hari lebaran ketupat, serta sekitar lebaran haji, yang musim orang punya hajat.
” Stock sudah lumayan banyak, pekerja sebanyak 15 orang juga harus tetap bekerja untuk menyambung hidup keluarganya, akhirnya kami membuat inovasi dengan tetap membuat dan menjual busana muslim dengan bonus masker yang kainnya sama dengan busana tersebut, dan konsumen menyambut gembira, ” papar Jefri.
Penjualan yang semula dilakukan dengan mendatangi toko pengecer, di rubah dengan menggunakan media sosial baik Face Book, WA, dan hasilnya pejualan ada peningkatan 40 %.
” Pasar utama kami adalah Jabar, Banten, DKI, dan Sumatera, saat ini sudah mulai bisa kami kontak lagi, dan pesanan sudah mulai mengalir lagi,” pungkas Jefri. ( ali)











