• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home POLITIK

“Politik Ijon” Merambah Pilkada, Paslon Harus Jujur                 

mohammad imron by mohammad imron
5 years ago
in POLITIK
Reading Time: 2 mins read
0
Foto : Ilustras.

Foto : Ilustras.

0
SHARES
14k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA – Bukan rahasia umum, bahwa biaya politik membutuhkan dana yang cukup besar untuk merebut jabatan, baik itu jabatan dieksekutif maupun legislatif. Sebagai contoh untuk biaya politik pertarungan untuk merebut jabatan walikota Surabaya di Pilkada Surabaya.          

Diperkiran akan menelan biaya puluhan miliar rupiah. Untuk itu setiap Paslon (pasangan calon) yang mendapatkan “Rekom” dari partai pengusung, wajib menyiapkan dana untuk bertarung dalam pesta demokrasi yang akan digelar Desember tahun ini.                               
Yang menjadi Pertanyan publik, dari mana asal-usul  para Paslon mendapatkan dana sebesar itu. Pertanyaan itu sudah terjawab oleh Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto dalam pernyataannya saat rapat konsolidasi, Minggu (30/8/2020) dikantor PDI-P Jatim.
Hasto mengatakan, bahwa dalam Pilkada Surabaya ada Paslon yang disponsori oleh “Pengusaha Hitam”. 

Menanggapi hal itu, pegiat anti korupsi dan juga praktisi hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, I Wayan Titip Sulaksana SH membenarkan adanya uang haram dalam bentuk sponsor atau istilah lain “transaksi ijon”. Yakni berupa dukungan finansial kepada Paslon dari para “Pengusaha Hitam.

“Memang patut diduga kuat ada dukungan sponsor dari kalangan pengusaha, namun modusnya melalui transaksi ijon, janjinya kalau nanti menang, akan mendapatkan kompensasi khusus untuk program pembangunan, kalau kalah ya resiko,” tandasnya.              

Untuk itu, kata I Wayan,” Sudah seharusnya setiap paslon harus jujur dan terbuka mengenai sumber dananya dari mana. Karena persyaratan seorang pemimpin itu kejujuran, ” katanya saat dihubungi BIDIK News. 

Bahkan, kata I Wayan, untuk menghitung pembiayaan pertarungan perebutan L1, diperkirakan mencapai Rp 50 miliar. Biaya tersebut, salah satu untuk pembiayaan honor para saksi di TPS. Karena untuk honor para saksi ini, menjadi tanggung jawab Paslon. 

“Biasanya untuk honor saksi itu berkisar Rp 150 hingga Rp 200 ribu persaksi disetiap TPS.   Itupun belum termasuk biaya lain – lain yang terduga maupun yang tidak terduga,” ujarnya.                  
Sementara Saleh Ismail Mukadar, mantan ketua DPC PDI-P Surabaya tahun 2005 yang sukses menjadi tim sukses Bambang DH hingga menjadi walikota Surabaya 2 periode saat dihubungi BIDIK news, hingga berita diturunkan belum dapat dimintai komentarnya.               

Seperti diketahui, istilah “Ijon” sangat dikenal dikalangan masyarakat bawah, utamanya dipedasaan dan banyak diminati oleh para petani. Sistem ijon sebenarnya sebagai bentuk kerjasama pinjaman keuangan, yang pengembalianya dibayar dengan hasil dari panen .          
Namun dalam prakteknya “Transaksi ijon” sangat merugikan petani. Pasalnya, dalam menjual hasil panen, pengijon yang menentukan harga hasil panen, sehingga tentunya banyak petani yang dirugikan dengan sistim ijon ini, dilemanya, petani sendiri sangat membutuhkan pinjaman.                  
Melihat fenomena “Sistim Ijon” yang selama ini menjadi kultur dipedesaan, utamanya dikalangan petani, kini sudah mulai merambah dalam kehidupan politik. Pasalnya para petualang politik di Indonesia, rupanya sudah mengadopsi strategi ala pengijon, ketika mencalonkan sebagai kepala daerah maupun anggota legislatif .(Imron)

Related Posts:

  • ven
    Paslon MA Siap Bertarung Dengan Siapapun Untuk…
  • away
    Awas Sponsor Cawali, Jadi Ajang Politik Balas Budi
  • Pesta Demokrasi Di Bangkalan Harus Berlangsung Aman Damai & Jujur
    Pesta Demokrasi Di Bangkalan Harus Berlangsung Aman…
  • images (21)
    Cawali Surabaya Harus Orang Berduit
  • pakar
    Eri Cahyadi - Armuji Paslon Paling Kompetitif
  • paslon
    Pilwali Surabaya, Eri – Armuji Nomor 1, Machfud…
Previous Post

Program Paslon Qosim-Alif Satu Desa Satu Ambulan

Next Post

Kabag Perlengkapan PDAM Tulungagung, Akan di Non Aktifkan Bupati

mohammad imron

mohammad imron

RelatedPosts

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif
EKBIS

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

by Haria Kamandanu
16/01/2026
0

  SURABAYA | bidik.news - Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh positif...

Read moreDetails
PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026
Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

16/01/2026

Kakanwil dan Kalapas se-Jatim Panen Raya Semangka di Banyuwangi

16/01/2026

TPS Perluas Ruang Terbuka Hijau

16/01/2026

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dipersiapkan Sejak Sekolah

15/01/2026
Next Post
Kabag Perlengkapan PDAM Tulungagung, Akan di Non Aktifkan Bupati

Kabag Perlengkapan PDAM Tulungagung, Akan di Non Aktifkan Bupati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

16/01/2026
PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.