SURABAYA | BIDIK – Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke -724 Kota Surabaya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan se Surabaya Raya mendapat kehormatan dari Pemerintah Kota Surabaya untuk mengikuti Parade Budaya dan Bunga, Minggu (7/5/2017).
Hal tersebut dijelaskan Wakil Ketua Panitia Parade Budaya dan Bunga BPJS Ketenagakerjaan, Arie Fianto Syofian. Bahwa BPJS Ketenagakerjaan se Surabaya Raya mendapat undangan resmi dari ibu Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk ikut berpartisipasi serta dilibatkan dalam Parade Budaya dan Bunga dalam rangka HUT ke – 724 Kota Surabaya.
“Karena itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Ibu Walikota Tri Rismaharini yang sudah mengundang kami untuk terlibat dalam kegiatan Parade Budaya dan Bunga. Sehingga melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas,” kata Arie seusai kegiatan.
Ditambahkan Arie, dengan dilibatkannya BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya akan mendukung seluruh program Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Surabaya. “Dengan program yang kita miliki, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Pensiun (JP). Sehingga potensi kemiskinan warga Surabaya dapat dihindari,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut Arie, sebanyak 156 Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) se Surabaya sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu para tenaga kerja yang mengalami musibah kecelakaan.
Ia menambahkan, dari data yang ada saat ini terdapat 53 ribu tenaga kerja aktif atau sekitar 75 persen dari total tenaga kerja penerima upah (PU) di Surabaya yang ikut dalam program BPJS Ketenagakerjaan. “Sementara itu, jumlah perusahaan yang sudah mendaftarkan pekerjanya sebanyak 9 ribu perusahaan,” kata Arie yang juga menjabat Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kacab Surabaya Karimunjawa ini.
Sedangkan untuk tenaga kerja bukan penerima upah (BPU) sebanyak 16 ribu pekerja atau sekitar 30 persen dari potensi angkatan kerja di Kota Surabaya. Untuk Pemerintah Kota Surabaya sendiri saat ini sudah mendaftarkan sebanyak 14 ribu pekerja non ASN (Aparatur Sipil Negara).

Sedangkan untuk klaim dalam dua tahun terakhir, BPJS Ketenagakerjaan se Surabaya Raya sudah menyalurkan klaim untuk 4 program mencapai total Rp 842 miliar. Dengan rincian, JKK Rp 6 miliar (6 ribu kasus), JKM Rp 25 miliar (1.400 kasus), JHT Rp 800 miliar (83 ribu kasus), dan sisanya JP.
Hadir dalam kegiatan Parade Budaya dan Bunga antara lain, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jatim Abdul Cholik serta seluruh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan se Surabaya Raya (Cabang Karimunjawa, Cabang Tanjung Perak, Cabang Darmo dan Cabang Rungkut). (hari)







