JEMBER – Menjelang penerapan Inpres. no.6 tahun 2020 dan ditindak lanjuti dengan perbup Bupati Jember, gugus tugas covid Kabupaten Jember terus menerus melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat, Selasa (25/08/2020).
Setelah menyasar pasar-pasar, pesantren dan beberapa tempat yang menjadi tumpuan masyarakat, alun-alun kota Jember juga turut menjadi sasaran tim gabungan gugus tugas covid-19.
Dengan beranggotakan sekitar 50 personil yang di komandoi oleh Iptu Solihin Agus Wijaya, tim yang terdiri dari TNI, Polri, Pol PP, Dishub ini langsung bergerak.
Diawali dengan apel bersama di depan Pendopo Wahyawibawagraha, tim langsung menyisir kawasan alun-alun Jember.
Alun-alun Jember yang biasa dipadati oleh warga kota yang melakukan aktifitasnya, seperti jogging, main bola basker dan berbagai kegiatan lainya turut mendapat perhatian tim gugus tugas.
Secara bersama-sama tim melakukan sosialisasi tentang kewajiban penggunaan masker dan juga akan diberlakukannya inpres no.6 tahun 2020.
Bahkan saat ditemukan ada warga yang tidak menggunakan masker, petugas dengan cara yang humanis memberikan pemahaman pentingnya menggunakan masker.
Sebagai tindakkan awal bagi memberi efek jera, beberapa warga harus membuat sebuah surat penyataan.
Menanggapi kegiatan tersebut, Iptu Solihin Agus Wijaya menyampaikan, kami dari TNI, Polres, Pol PP, Dishub Kabupaten Jember bersama-sama melakukan edukasi pendisiplinan kepada warga untuk selalu menggunakan masker.
“Jadi, dalam kegiatan sore ini, kalau ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker, maka kita akan tegur dan membuat surat pernyataan,” ujarnya.
Hari ini masih belum kepada penindakan, masih sebatas surat pernyataan.
“Kami berharap kepada masyarakat Jember untuk selalu menggunakan masker apabila bepergian atau sedang kumpul-kumpul,” pungkasnya.
Jefri, warga Talangsari Jember yang sedang jalan santai bersama istrinya ketika diminta komentar soal kegiatan yang dilakukan oleh tim gugus tugas menyampaikan “sebagai warga kami sangat mendukung sekali langkah yang dilakukan Pemerintah,” ujarnya.
Masih banyak warga yang kurang peduli dan mengabaikan penggunaan masker, jadi memang perlu ada tindakan lebih serius dari petugas biar ada efek jera.











