SURABAYA – Polrestabes Surabaya akan memanggil sejumlah panitia penyelenggara ‘Pagelaran Pentas Seni’ yang diselenggarakan di Alun-alun Suroboyo. Pasalnya, akibat kegiatan ini menimbulkan kerumunan masa, sehingga rawan penyebaran virus Covid-19.
Selain akan memanggil sejumlah panitia penyelenggara, kepolisian diharapkan juga harus berani memanggil walikota Surabaya, Tri Rismaharini untuk dilakukan pemeriksaan. Karena sebagai walikota, Risma dianggap pihak yang paling bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut. Tanpa persetujuannya, tidak mungkin acara tersebut dapat diselenggarakan.
Dasar pemanggilan ini, terkait pelaksanaan Inpres No.6 Tahun 2020 Tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19. Menanggapi hal tersebut, Vincensius Away, Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur Bidang Media dan Komunikasi Publik mengatakan, sudah seharusnya kepolisian memanggil Risma untuk dimintai keteranganya terkait penyelenggaraan acara tersebut.
“Berdasarkan hasil keterangan dari panitia, tentunya Risma sebagai Walikota, tidak lepas dari tanggung jawabnya, bagaimanapun Risma harus dipanggil untuk dimintai keterangannya. Tentunya kepolisian harus berani memanggil Risma, ” Equality before the law. Semua orang mempunyai kedudukan yang sama didepan hukum,” ujar Awey, Minggu (23/8/2020).
Seperti diketahui, pemanggilan sejumlah panitia penyelengara ‘Pagelaran Pentas Seni’ yang digelar di Alun- alun Surabaya. Kegiatan tersebut bersamaan dengan diresmikannya Alun-alun Surabaya oleh walikota Surabaya,Tri Rismaharini. (Imron)










