KOTA MALANG|BIDIK – Pada peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh pada 2 Mei, anggota DPR RI, Ridwan Hisjam menyerukan akselerasi pemerataan pendidikan berkualitas . Anggota komisi X DPR RI tersebut mengatakan perlu terobosan dari pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas.
Politisi Golkar itu mengutip pernyataan Ki Hadjar Dewantara yang menyebutkan tiga unsur kemerdekaan yakni berdiri sendiri, tidak tergantung kepada orang lain, dan dapat mengatur dirinya sendiri. Ia menegaskan pendidikan merupakan upaya memajukan bertumbuhnya budi pekerti, pikiran, dan jasmani anak yang tidak boleh dipisah-pisahkan demi memajukan kesempurnaan hidup.
“Pada dasarnya orang yang berpendidikan itu tidak harus yang sekolahnya tinggi hingga sarjana atau doktor, tapi untuk meningkatkan mutu kualitas diri,” ujar Ridwan.
Dia juga menghimbau kepada orangtua agar selalu memotivasi anaknya untuk terus sekolah. Menurut anggota dewan fraksi Golkar ini peran orangtua sangat penting supaya anak tidak sampai putus sekolah. Apalagi kebijakan pemerintah terkait pendidikan sanhat gencar disosialisaskan, hal tersebut bertujuan agar anak Indonesia tidak ada lagi problematika putus sekolah dengan alasan faktor ekonomi.
Ridwan menempatkan peran orangtua sangat penting memberikan motivasi bagi anaknya untuk terus menuntut ilmu. Apapun kebijakan pemerintah jika orangtua tidak bisa mendorong anaknya, maka hal tersebut akan percuma. Untuk itu pemerintah juga harus fokus mensosialisasikan pentingnya pendidikan kepada orangtua. Khususnya masyarakat yang tinggal dipedalaman atau dikawasan yang pelosok.
“Saya harap Indonesia tidak ada lagi berita anak putus sekolah karena kekurangan biaya, guru yang tidak dapat gaji, atau infrastruktur yang tidak memadai. Pemerintah harus memiliki solusi nyata untuk memeratakan pendidikan hingga kepelosok daerah,” pungkasnya. (Didid)









