SURABAYA– Bahu membahu , saling mendukung, kompak dan Solid. Inilah sikap sinergitas luar biasa yang menjadi catatan positif DPRD Jatim atas kerjasama kompak TNI Polri dan Pemprov Jatim menghadapi pandemi Covid 19 yang terjadi di Jatim.
Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, menilai gerak harmonis lembaga penting di Jatim yang saling melengkapi baik dari sisi pemerintahan, keamanan dan ketentraman masyarakat. ini adalah bukti soliditas TNI Polri bersama Pemprov Jatim dalam menghadapi dampak Covid 19 ini benar benar terjaga dan terjalin dengan baik.
“Kita semua bisa saksikan sejak awal kolaborasi TNI Polri dan Pemprov Jatim yaitu Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim sangatlah solid. Tiga pilar ini bekerjasama membentuk dapur umum yang ada di Kodam, di Polres Sidoarjo, Polrestabes Surabaya dan tempat lain ketika terjadinya PSBB di Surabaya Sidoarjo dan Gresik juga Baksos memberi sembako, ” ungkap Sahat di sela sela acara Bakti Sosial Peduli Sesama Divif 2 Kostrad Bersama Kasih Untuk Arema Menuju New Normal Malang Raya, Sabtu (20/6).
Lantas kata politisi Golkar ini, kekompakan ini diteruskan dengan acara Baksos kepada para nelayan oleh Panglima Koarmada 2 di perairan Selat Madura. “Dan kali ini dilanjutkan kembali oleh Panglima divisi 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, yaitu pembagian sembako bagi masyarakat Malang raya dan sekitarnya dalam menghadapi dampak dari pandemi covid 19. dari semua aktivitas TNI dan Polri itu membuktikan soliditas bersama dengan pemerintah provinsi untuk ikut mengatasi dampak dari pandemik Covid
sejak dari awal masa pandemi Covid ini ada di Jawa Timur,” ungkap Sahat lagi.
Khusus agenda di markas Divif 2 Kostrad Rampal Malang Sebagai Pimpinan DPRD Jatim Sahat mengaku mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Panglima divisi 2 Kostrad Malang bersama Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa yang terus berupaya meringankan beban masyarakat terdampak Covid 19.
Dalam kegiatan di Malang ini, Sahat mendapingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, melepas keberangkatan ratusan peserta Bakti Sosial (Baksos) Peduli Sesama Divif 2 Kostrad Menuju New Normal Malang Raya, di Lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (20/6).
Ratusan peserta baksos tersebut terdiri dari berbagai komunitas di Malang Raya, mulai dari komunitas mobil, motor, becak motor, hingga sepeda onthel. Para anggotanya pun mulai dari lanjut usia, dewasa, hingga remaja. Mereka akan mengantarkan sebanyak 3.250 paket baksos ke lima kecamatan di Malang Raya, yakni Kecamatan Kedung Kandang, Lowok Waru, Klojen, Blimbing, dan Sukun.
Kepada para peserta baksos, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berpesan agar mereka bersedia menjadi in fluencer dan speaker untuk mensosialisasikan kepada para penerima baksos dan masyarakat umum agar mereka tetap menjaga protokol kesehatan secara disiplin agar segera menuju new normal pasca berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan selesei transisi pada saatnya nanti di wilayah Malang Raya.
Sementara itu Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han), menjelaskan,
Seluruh elemen masyarakat, baik itu komunitas atau unsur lainnya, harus bersama-sama dalam menghadapi ujian. “Pandemi Covid-19 telah menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita menguji kedisiplinan kita, ataupun kepatuhan kita. Dan dalam mengahadapi ujian tersebut,” kata Mayjen Tri Yuniarti.
Selain Sahat Simanjuntak dan Gubernur Khofifiah Hadir juga dalam acraa ini, Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran, serta beberapa anggota Forkopimda Jatim, dan Forkopimda di wilayah Malang Raya.( rofik)











