SURABAYA – Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Dankodiklatal) Laksda TNI Nurhidayat melantik dan mengambil sumpah 600 Prajurit TNI AL strata Tamtama dalam program Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL Angkatan ke-39 gelombang 2 TA 2019. Kegiatan berlangsung di Lapangan Laut Maluku Kesatrian Bumimoro Kodiklatal Surabaya, Kamis (12/3/2020) pagi.
Setelah pengambilan sumpah dan pelantikan akan dilanjutkan pendidikan Dasar Golongan dan Kejuruan di 3 Komando Pendidikan (Kodik) di bawah Kodiklatal, yakni Kodikopsla, Kodikdukum dan Kodikmar.
Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) di Ujung, Surabaya akan dididik 130 Prajurit menjadi pelaut yang handal. Kodikopsla akan mendidik Korps Navigasi, Bahari, Isyarat, Telegrafis, Rudal, Amonisi, Ranjau, Torpedo, Listrik pesawat udara dan Teknik pesawat Udara yang semuanya dibawah Pusdikpel. 
Sedangkan Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) di Bumimoro akan mendidik 200 siswa yang terbagi dalam beberapa Pusdik. Yakni Pusdikbanmin mendidik 65 siswa mendidik korps Tata Usaha, Keuangan, Perbekalan, tata Graha, Jasmani dan Kejuruan Musik, Pusdiktek mendidik 40 orang Korps Mesin, Listrik, teknik, dan angkutan Pusdiklek mendidik 40 orang korps Elektronik radar, Pudik Pomal mendidik 15 orang korps Polisisi Militer dan Pusdikkes mendidik 40 orang dengan kejuruan Para medis.
Untuk Kodik, paling banyak mendidik siswa adalah Kodikmar yang berlokasi di Gunungsari Surabaya. Kodikmar ini akan mendidik Korps Marinir dengan jumlah 270 orang siswa.
Adapun siswa terbaik Dikmata XXXIX/2 ini adalah Prada Marinir M Iqbal Adi Nugroho korps marinir kelahiran Martapura 21 Nopember 1997. Anak dari pasangan Jamaludin & Sarnekawati di desa Cabe Simpang empat Martapura Kab. Banjar Kalimantan Selatan. Prada Marinir M Iqbal Adi Nugroho ini anak ke-2 dari 2 bersaudara.
Dalam pelantikan itu turut hadir para pejabat Utama Kodiklatal dan pejabat utama TNI AL Kotama Surabaya. Juga ditampilkan berbagai demo kemampuan yang dimiliki siswa Dikmata, antara lain Kolone senapan, senam karet, senam balok dan demo lainya yang dilaksanakan secara masal. Demo diakhiri dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri.











