SAMPANG – Sudah hampir seminggu ratusan nelayan di Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobenah Sampang tidak melaut. Hal ini semenjak kejadian tenggelamnya perahu milik nelayan, serta bersamaan dengan datangnya cuaca buruk angin kencang dan ombak gelomban yang tinggi, sehingga para nelayan tidak bisa melakukan aktitas sehari – hari.
Menurut salah satu pemilik perahu H.sat saat ditemui membenarkan, bahwa sudah seminggu ini tidak beraktifitas ke tengah laut karena takut cuaca yang sangat buruk. ” Ya yang namanya orang pekerja di laut kalau tidak kerja ya pasti barang apa yang ada di jual mas sementara ini, ” ungkapnya.
Selain pemilik perahu, Kades Tamberu Timor, Sinol saat ditanya terkait masalah kejadian tenggelamnya perahu milik abdul Wahet warga Desa Tamberu Timor, hingga saat ini perahu itu tidak diketemukan, karena sudah tidak dapat di angkat dari dasar laut ,dikarenakan bebannya sangat berat sekali .
,” Saya harap kepada pihak pemerintah kabupaten Sampang untuk perhatiannya ke pada rakyat kami yang tidak bisa melaut selama cuaca buruk ,ungkapnya.











