JEMBER – Kehadiran Bupati Jember di acara penutupan diklat tingkat III angkatan 18 yang diselenggarakan di balai diklat BKPSDM Kaliwaten Jember pada Senin pagi 9 Desember 2019 disambut meriah seluruh peserta diklat.
Padatnya jadwal kegiatan pada awal pekan ini membuat dr. Faida memberikan sambutanya secara singkat dan padat.
Di temui usai acara kepada Media Bidik dr Faida menyampaikan ” Alhamdulillah diklat tingkat III angkatan 18 di Jember ini akhirnya selasai dengan keseluruhan peserta lulus 100 persen,” tuturnya.
”Saya bangga sekali,karena peserta ini saya pilih sendiri, dan insya Allah tidak salah karena yang 15 lulus dengan sangat memuaskan dan 15 lulus dengan memuaskan, padahal mereka sibuk dengan berbagai kegiatanya,saya bangga dan saya puas.”
Menurut bupati, mereka ini adalah pejabat masa kini dan yang akan datang, sebagian dari mereka ada yang ikut open bidding, sebagaian ada yang terpilih tiga terbaik yang sedang dalam proses.
Mereka ini memegang amanat yang luar biasa, mengelola anggaran yang besar, selain menaruh harapan yang besar, ”saya juga menaruh rasa kekawatiran yang besar. Saya berharap mereka bisa menjaga amanah,” ujarnya.
Mayoritas mereka ini masih muda di banding pejabat selevelnya, saya berharap mereka ini bisa menjaga diri. “Saya paling kawatir, kata orang itu gak kuat derajat, pegang amanat lalu tergelincir,” cetusnya.
Jadi mulai sekarang,di era pemerintahan saya pilihanya hanya tegak lurus,gak ada pungli,gak ada korupsi atau tidak sama sekali,mereka kalau tidak sanggup tegak lurus,saya izinkan untuk mengundurkan diri.
”Kalau mereka belum terampil, kita sudah sepakat akan kawal,tetapi bukan itu masalahnya,percuma hebat,percuma juara kalau tidak tegak lurus. Oleh karnanya tidak ada pilihan “pejabat di era saya,saya pilih yang tegak lurus,” pungkasnya.











