SURABAYA – Puluhan pengendara sepeda motor terpeleset dan terjatuh di Jalan Raya Wonorejo tepat di depan rumah No.10, Manukan Kulon, Tandes Surabaya, Sabtu (7/12/2019). Jatuhnya pengendara roda dua tersebut akibat imbas lumpur proyek pemasangan box culvert pedestarian yang lumpurnya meluber ke jalan.
Satu diantaranya puluhan pengendara yang terjatuh mengalami luka robek dibagian kaki kanan dan dua anaknya mengalami luka dibagian bibirnya.
Korban terjatuh akibat imbas lumpur itu, bernama Agung (41) Warga Sambikerep mengatakan, saya setiap pagi melintas di sepanjang Jalan Raya Wonorejo untuk mengantarkan kedua anak saya sekolah namun jalannya baik-baik saja.
Tetapi tadi ketika melintas pukul 06.00 wib, jalannya licin sekali akibat lumpur yang meluber, mungkin karena pemasang proyek box culvert itu.
“Motor yang saya kendarai sulit dikendalikan karena jalannya licin akibat lumpur sehingga terpeleset dan langsung terjatuh,” Ujar Agung, Sabtu (7/12).
Agung menambahkan, tidak hanya saya yang mengalami luka, kedua anak saya juga mengalami luka. “Saya mengalami luka robek dibagain kaki kanan dan kedua anak saya mengalami luka dibagian bibirnya,” Ungkapnya.

Agung menyesalkan pemasangan proyek box culvert ini. Karena pengerjaannya tidak memperdulikan keselamatan pengguna jalan yang melintas. “Mohon kepada Pemerintah Kota Surabaya, untuk memperhatikan keselamatan pengguna jalan ketika melakukan pekerjaan pemasangan proyek pedestarian gorong-gorong di Jalan Raya Wonorejo,Manukan Kulon. Banyak pengguna jalan terjatuh serta terpeleset karena lumpur,” Pungkasnya.
Sementara itu, salah satu warga yang tidak mau mamanya disebutkan menjelaskan, kami berkali memperingatkan kepada pekerja proyek agar segera membersihkan lumpur yang meluber ke jalan supaya tidak membahayakan pengguna jalan.
“Ya, tadi malam sudah saya tegur supaya lumpur cepat dibersihkan, supaya tidak membahayakan pengguna jalan namun terkesan cuek saja,” Bebernya.
Diketahui proyek pemasangan gorong-gorong atau box culvert di wonorejo RT.1 yang memakan korban penggendara roda dua, akibat lumpur meluber kejalan dikerjakan oleh CV.Hastama Karya yang berkedudukan di Jalan Ketintang Baru III No.11-A. Nilai total anggaran biaya sebesar satu milliar lebih.











