SURABAYA l BIDIK NEWS – Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim Renville Antonio pada kesempatan di hari kedua Raker perdana Pokja wartawan DPRD Jatim menyampaikan agar Rapat kerja jangan berhenti sampai di sini .
” Lanjutkan Raker agar bisa bahas tentang kinerja anggota Dewan lebih dalam.” Kalau bisa raker selanjutnya hadirkan para ketua komisi – komisi yang ada di DPRD Jatim sebagai narasumber supaya tupoksi kinerja anggota dewan yang duduk di komisi bisa di paparkan di hadapan wartawan yang bertugas di gedung dewan Jatim, ” terang renville saat penutupan Raker perdana pokja Wartawan DPRD Jatim, Minggu ,( 25/8 ) .
Sedangkan Wakil ketua DPRD Jatim Kusnadi menyatakan wartawan harus tetap bisa kritis meskipun dekat dengan narasumber.
“Tetaplah kritis, kritis yang konstruktif tanpa harus menyinggung perasaan,” kata Kusnadi saat membuka acara Rapat Kerja (Raker) I Kelompok Kerja (Raker) Wartawan DPRD Jatim di Kaliandra Resort, Pasuruan.
Calon kuat ketua DPRD Jatim 2019-2024 ini menambahkan, wartawan memiliki peran yang cukup besar. Kritik yang membangun sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja para anggota dewan.
“Tolong kami ini diingatkan jangan sampai tercebur jurang,” tegas Kusnadi.
Ia juga sangat mendukung kegiatan yang dilakukan para jurnalis yang bisa meliput di legislatif ini. “Ini cukup mengejutkan. Wartawan itu sama dengan seniman, tidak mau dibelenggu. Tapi ini malah punya inisiatif raker duduk bersama menyamakan visi,” katanya sambil tersenyum.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan diskusi dengan materi politik anggaran. Dua pembicara yang hadir adalah Mochtar W Oetomo (Direktur Surabaya Survei Center) dan Umar Sholahudin (Ketua Parliament Watch).
Sementara itu, ketua panitia Ari Setya Budi mengaku kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membahas agenda eksternal dan internal. Termasuk penyusunan AD – ART Pokja Wartawan DPRD Jatim. Selain itu juga meningkatkan kualitas wawasan para jurnalis dalam hal politik anggaran.
“Setidaknya kita bisa sedikit tahu bagaimana cara membaca APBD, agar karya kita bisa lebih berkualitas,” ungkap Ari. ( rofik )











