GRESIK|BIDIK NEWS. mengajarkan budaya perilaku bersih dan tertib mesti di mulai dari anak anak, dan semakin sering dilakukan serta menggunakan media yang berbeda beda, maka akan melekat dibawah sadar anak anak, sehingga menimbulkan efek terbiasa dan segan kalau tdk melakukan atau melanggar, demikian di tegaskan Kak Komang usai mendongeng di hadapan siswa siswi SDN 7.Sidokumpul , Gresik, Rabu (7/8) .Dengan membawa asisten, serta perlengkapan pendukung untuk bercerita, misalnya berbagai boneka, aneka alat mainan yang menarik perhatian dari anak anak di usia SD, dan otomatis bercerita, berdialog dengan asisten di bantu dengan alat peraga.
Si asisten saat berangkat sekolah dengan ter gesa gesa, di jalan membuang sisa makanan yang belum habis dan sekaligus tisu sehabis buat membersihkan.
Kak Komang langsung bertanya kepada seluruh siswa, perihal sikap dan perilaku, setelah beberapa siswa menjawab, akhirnya Kak Komang bercerita dengan boneka mainannya,” Berangkat ke sekolah dengan jam yang mepet dengan waktu masuk, cenderung tergesa gesa, dan ngebut, sehingga bisa membahayakan keselamatan pribadi serta orang lain, mestinya berangkat lebih pagi, begitupun membuang sampah yang tidak pada tempatnya, selain kota menjadi kotor, sarang penyakit, juga bisa menjadikan celaka bagi orang lain,” tutur Kak Komang di hadapan siswa.
Kepala SDN 7.Sidokumpul Hj Chusniyah menyambut baik kegiatan menanamkan sikap dan perilaku dihadapan siswa,” Pembelajaran kepada siswa siswi itu mesti menggunakan multi media dan beberapa sumber, dengan bercerita, komunikasi menggunakan bahasa sehari hari dan di mengerti oleh anak anak, serta alat peraga pendukung cerita, maka pesan yang disampaikan akan selalu di ingat oleh siswa siswi,” jelasnya. (ali)









