BATU | BIDIKNEWS – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batu dan Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Batu. Guna mengantisipasi inflasi harga sembako jelang lebaran, pasar murah dan operasi pasar ini digelar Tiga Kecamatan di Kota Batu secara merata mendapat giliran untuk kegiatan ini dimulai dari Senin (27/5/2019) hingga Rabu (29/5/2019).
Sekretaris eksekutif Kadin Kota Batu Fitria Ambarwati menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan Bulog menyediakan 7500 kg beras, 6000 kg gula dan 3600 liter minyak untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako di tiga kecamatan, yakni kecamatan Bumiaji, kecamatan Batu dan kecamatan Junrejo.
“Untuk mengantisipasi kenaikan harga jelang lebaran, kami siapkan 2500Kg beras, gula 2000kg dan minyak 1200 liter untuk masing-masing kecamatan,” jelas Fitria.
Menurutnya, setiap sembako mendapatkan subsidi dengan jumlah berbeda. Hal demikian ini diharapkan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat atas kebutuhan sembako menjelang dan selama hari raya.
“Beras kami berikan subsidi 2000/kg, minyak 1000/kg dan gula 1500/kg. Harapannya dengan harga murah, masyarakat bisa punya stok sembako di rumah tangga untuk kebutuhan lebaran,” imbuhnya.
Demi mengantisipasi penyimpangan subsidi yang seharusnya untuk kebutuhan rumah tangga menjadi kebutuhan dagang, pihaknya memberikan batasan satu kupon hanya untuk satu warga.
“Jadi menghindari oknum yang memanfaatkan momen ini agar bisa dijual kembali, kami batasi pembelian beras hanya 5kg, gula 2kg dan minyak 1liter dalam satu paket kupon. Jadi satu orang maksimal hanya bisa memiliki 3 kupon saja,” tegasnya.
Gelar pasar murah yang difasilitasi oleh Karang Taruna Tri Tunggal Bhaskara desa Junrejo ini, bertempat di halaman kantor pelayanan desa Junrejo di mulai sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sekretaris Karang Taruna Afan Andi Hermawan menjelaskan tentang antusiasme warga desa Junrejo dengan adanya pasar murah ini.
“Alhamdulillah lewat sosialisasi kepada seluruh masyarakat desa Junrejo sejak empat hari lalu, animo warga yang datang membeli cukup tinggi. Kalau kemarin kita rencanakan hingga pukul 14.00 sepertinya gak sampai jam segitu sudah habis kalau melihat sisa barang hingga jam 10 ini,” pungkasnya. (Doi)









