MALANG | BIDIKNEWS – Jelang Ramadhan dan Lebaran 2019, Indosat Ooredoo mengadakan uji jaringan di 5 kota besar tujuan mudik di Indonesia. Yakni Banjarmasin, Makassar, Padang, Malang dan Solo. Bidik.news pun berkesempatan mengikuti drive test jaringan 4G plus dari Indosat Ooredoo di seputaran Kota Malang, Jawa Timur.
Dimana perusahaan telah meningkatkan kapasitas data menjadi 18.4 Terabyte/hari. Kapasitas data yang disiapkan ini untuk memenuhi puncak kenaikan trafik data yag diprediksi meningkat sebesar 15-20%.

Sementara untuk kapasitas layanan SMS disiapkan hingga 975 juta SMS/hari, dan kapasitas layanan suara disiapkan hingga 37 juta Erlang/hari. Kedua trafik suara dan SMS ini juga sudah diperhitungkan untuk prediksi peningkatkan trafik yang mungkin terjadi.
”Kami memahami kebutuhan telekomunikasi yang handal selama peningkatan trafik seiring meningkatnya aktifitas masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran. Kesiapan kapasitas jaringan telekomunikasi ini didukung infrastruktur jaringan 4G Plus yang makin meningkatkan kualitas berkomunikasi di jaringan Indosat,” kata Chief Technology Officer Indosat Ooredoo, Dejan Kastelic saat video conference di Kantor Indosat Ooredoo Malang, Kamis (25/4).
Dalam video conference tersebut, ke-5 kota merepresentasikan kantong-kantong mudik yang memiliki potensi tinggi terjadinya kepadatan tujuan mudik dan kenaikan trafik telekomunikasi cukup tinggi.
Uji jaringan dilakukan di berbagai spot pusat keramaian yang biasa terjadi kepadatan
masyarakat saat Ramadhan dan Lebaran, diantaranya di alun-alun kota Malang, De Tjolomadu Solo, Jembatan Siti Nurbaya Padang, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, dan pantai Losari Makassar.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan uji terhadap kualitas sinyal serta kecepatan akses internet/data yang bisa dinikmati pelanggan dan masyarakat pada masing-masing lokasi.
Dalam uji jaringan menunjukan coverage jaringan 4G Plus secara kontinyu di sepanjang rute antar spot di 5 kota tersebut, yang dilakukan melalui berbagai aktivitas layanan yang biasa dilakukan pelanggan seperti download, live streaming, YouTube, dan video call.
Dari hasil pengetesan menunjukkan, sepanjang rute drive test aktivitas streaming berjalan dengan baik dan tanpa buffering.
Dalam kegiatan uji jaringan di 5 kota, kecepatan maksimal download berkisar antara 62,7 Mbps hingga 104,7 Mbps, dengan rata-rata kecepatan download 85,33 Mbps.
Khusus di beberapa titik keramaian di 5 kota tujuan mudik tersebut diperoleh kecepatan download hingga 93 Mbps (Losari Makassar), 76,5 Mbps (Kawasan Bandara Adi Sumarmo Solo), 62,7 Mbps (Kawasan Alun-Alun Malang), 89,7 Mbps (Kawasan Gunung Padang) dan 104,7 Mbps (Kawasan Patung Bekantan Banjarmasin).
Selama uji jaringan Indosat juga dilakukan pengetesan kualitas suara (voice) dengan metode pengukuran MOS (Mean Opinion Score) yang menunjukkan bahwa 4,47% area yang diukur menunjukkan hasil di tingkat excellent (maksimum skor dimana nilai MOS 4-5).
Rentang penilaian metode pengukuran MOS sendiri adalah 1-5, di mana angka 5 menunjukkan hasil excellent. Hasil ini sekaligus menunjukkan bahwa kualitas suara layanan Indosat Ooredoo berada pada tingkat terbaik.
Sedangkan Division Head Field Enginer EJBN Indosat Ooredoo, Sony Witjaksono mengaku sengaja memilih sejumlah titik di Malang seperti Kampung Warna-warni, Alun-alun dan Museum Brawijaya sebagai sasaran uji drive test jaringan.
“Karena titik-titik itu selalu menjadi pusat keramaian masyarakat, bahkan saat Ramadhan selalu didatangi orang untuk ngabuburit,” ujarnya.
Akses komunikasi data menjadi prioritas, karena mayoritas pengunjung akan mengupload foto dari kawasan itu ke berbagai media sosial. Pihaknya optimis, kapasitas yang ditingkatkan menjadikan para pelanggan Indosat Ooredoo menjadi lebih nyaman untuk melakukan aktifitas tersebut.
“Kota Malang dan sekitarnya, seperti Blitar dan Kediri merupakan tujuan utama pemudik. Kami sudah mempersiapkan jaringan di lokasi-lokasi itu agar mampu menampung semua kebutuhan komunikasi para pelanggan setia kami,” pungkasnya. (hari)











