BIDIK NEWS | SURABAYA – Setelah dikenalkan di ajang GIIAS Surabaya 2019, jurnalis berkesempatan menjajal ketangguhan Ayla Turbo di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (10/4). Media test drive untuk para jurnalis Surabaya ini kali kedua setelah sebelumnya dilakukan di Jakarta 2018 lalu.
Melihat interiornya, Ayla Turbo seperti style milenial. Padahal mobil Ayla Turbo ini dikonsep seperti Daihatsu Charade De Tomaso tahun 80’an, tapi era milenialnya tetap ada. Hal ini dikatakan Executive Koordinator R&D Devisi Desain Engineering PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Soni Satria.
“Namun ini hanya mobil konsep yang dibuat oleh R&D ADM dengan bahan lokal. Mobil ini juga tidak diproduksi secara masal. Jadi untuk biaya tidak sedikit, di kisaran Rp 500 jutaan. Baya 500 jutaan tersebut separuhnya untuk Body Making dan separuh biayanya lagi untuk performa,” ungkapnya.
Memang seperti kita lihat, tampilanya cukup menarik dengan interior ala milenial seperti yang lagi tren. Namun untuk keamanan tetap paling utama. Paling berbeda adalah safety belt ada 5 untuk pengemudi. Dan saat kita berada di dalam mobil tetap menggunakan pengaman, yakni helm.
Saat para jurnalis mencobanya, pengemudi dan penumpang menggunakan helm SNI. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga keamanan. Karena kecepatan yang ditempuh berbeda dengan mobil standar lainnya.
“Ayla Turbo ini menggunakan bahan bakan bensol. Sementara untuk konsumsi bensol per km belum kita test. Namun biasanya kendaraan balap kan yang terpenting kecepatan bukan keiritan. Kalau untuk durasi pemakaian sesuai sirkuit,” ujarnya.
Dengan mesin 1.2L dual, Ayla Turbo lebih bertenaga. Ayla Turbo ini menghasilkan luapan performa tenaga sebesar 200 HP dengan torsi 252 NM serta raihan peningkatan kecepatan 0-100km/jam yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 9,04 detik.
“Sebagai ajang pembuktian kemampuan R&D ADM inilah maka konsep Ayla Turbo dapat menjadi inspirasi bagi pelanggan dan penggemar modifikasi. Sehingga mobil Daihatsu, khususnya Ayla Turbo bisa memenuhi hasrat modifikasi yang lebih maksimal,” pungkasnya. (hari)









