BIDIK NEWS | MALANG – Bhayangkara FC menjadi rintangan yang tidak mudah bagi Arema Fc di Babak 8 Besar Piala Presiden 2019, Sabtu (30/3/2019) sore di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi. Tak ingin hanya finish di Babak 8 Besar, Pelatih Arema FC itu juga menyiapkan segala antisipasi kemungkinan yang akan menghambat laju Singo Edan ke Semi Final. Seperti strategi rotasi pemain, trathment psikologis, set play, tendangan bebas bahkan strategi adu penalti juga diasah.
Seperti dikerahui, ketika skor masih sama-sama imbang setelah waktu normal berakhir, maka laga akan dilanjutkan ke adu tendangan penalti. Tanpa betmaksud pesimis bisa mebyingkirkan Bhayangkara Fc di waktu normal, namu pelatih asal Bosnia itu tidak mau lengah dengan segala kemungkinan.
“Kami siap apapun situasinya di pertandingan nanti, termasuk adu penalti, kami sudah simulasikan dalam sesi latihan,” ungkap Milo.
Mantan pelatih Madura United dan Barito Putera itu sudah menyiapkan siapa-siapa yang akan ditunjukkan menjadi algojo penalti nantinya saat melawan Bhayangkara FC. Pemain-pemain itu bahkan disiapkannya khusus agar bisa mencetak gol dari titik putih nantinya. Metode simulasi pinalti dilakukan setelah latihan utama saat kondisi fisik pemain terkuras, agar semua beradaptasi dengan atmosfir itu.
“Dalam model turnamen seperti ini, kita harus siap dalam situasi dan kondisi apapun,” tutupnya. (Doi)











