BIDIK NEWS | BANYUWANGI – Anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Partai Hanura, Ir. Basuki Rachmad menyapa konstituennya di Dusun Pesucen, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Sabtu (09/02) malam.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam masa reses tersebut, dihadiri ratusan warga Lingkungan Randuagung, Dusun Pesucen RT. 02 RW. 01. Dikesempatan itu sejumlah warga pun menyampaikan aspirasinya.
Salah satunya, Ali Sugito yang mengungkapkan keinginan warga Dusun Pesucen agar Basuki Rachmad merealisasikan pembangunan jalan tembus menuju Tembang. Selain itu, ada juga pembangunan drainase dan pavingisasi.
“Alhamdulillah tadi Pak Basuki merespon dan manyambut baik keinginan warga,” ujar Ali.
Menurutnya, kehadiran Basuki Rachmad di Dusun Pesucen ini juga selalu disambut baik oleh warga. Karena sebagai anggota dewan, Basuki Rachmad sudah terbukti mampu menyerap aspirasi masyarakat dan merealisasikannya.
“Alhamdulillah Pak Basuki setiap datang ke sini selalu baik, ramah tamah dan sudah dikenal oleh warga, kehadirannya sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.
Ali berharap kedepan apa yang menjadi cita-cita Basuki Rachmad bisa dikabulkan oleh Allah SWT.
Sementara, Basuki Rachmad menyampaikan, kegiatan reses di Dusun Pesucen ini adalah kesempatannya untuk berterimakasih dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Diakhir masa jabatan saya sebagai anggota DPRD, saya ingin berterimakasih dengan sedikit memberikan tali asih kepada masyarakat yang telah mengantar saya menjadi anggota DPRD,” ucap Basuki.
Disamping itu, kata Basuki, dalam kesempatan ini juga digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat, yang kemarin belum tercover agar bisa direalisasikan pada anggaran PAK 2019 dan anggaran induk tahun 2020.
“Tadi ada beberapa usulan warga, yaitu pavingisasi jalan tembus, dan pembangunan drainase di sepanjang jalan yang sebelumnya sudah dipavingisasi,” terangnya.
Basuki mengungkapkan, pada tahun 2014 salah satu tujuannya masuk ke daerah Dusun Pesucen ini karena prihatin melihat kondisi jalan yang rusak parah. Padahal jalan itu juga sebagai akses wisata menuju Ijen Resort and Villas, salah satu hotel yang bertaraf internasional dengan tarif dolar.
“Harapan saya waktu itu, jalan yang rusak parah itu, dulu pernah saya lewati saat musim hujan mobil saya sempat terperosok, kedepan tidak lagi terjadi semacam itu. Alhamdulillah saat ini jalan itu sudah baik dan sudah dipavingisasi secara bertahap,” bebernya.
Selain kebutuhan infrastruktur, lanjut Basuki, masyarakat Dusun Pesucen yang merupakan kalangan ekonomi menengah kebawah juga harus diberikan perhatian, karena meskipun ada Hotel kehidupan masyarakat sekitar masih memprihatinkan.
“Disini ada kontroversi, dan itu harus ada penyeimbang, makanya saya tertarik untuk masuk kesini,” kata Basuki.
Ditambahkannya, sebagai anggota DPRD pihaknya hanya bisa memberikan stimulan bagi pemerintah, karena pemegang induk APBD adalah Pemerintah.
“Saya hanya punya penganggaran satu atau dua titik saja sebagai stimulan untuk Pemerintah, melanjutkan apa yang saya pikirkan yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin,” pungkas Basuki.(nng)











