BIDIK NEWS | JEMBER – Peringatan Hari Santri 2018 menjadi istimewa,keinginan para santri untuk memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) langsung direspon oleh AKP fatikh Dedy Setiawan selaku Kasatlantas Polres Jember.
Keinginan para santri untuk memiliki SIM ini disampaikan saat dialog interaktif yang dilakukan oleh Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama wali santri di SMK Ibu Dusun Rowo Desa Pakusari Kecamatan Pakusari Jember.
Dalam hitungan Jam apa yang menjadi keluhan warga ini langsung direspon oleh Kasatlantas Polres Jember yang siap memfasilitasi keinginan santri tersebut.
” Pertama kami ucapkan selamat Hari santri,semoga kedepan menjadi lebih baik dan membawa perubahan untuk kabupaten Jember ,” ujarnya.
Terkait antusias santri yang ingin memiliki SIM ,Satlantas Polres Jember siap dan sanggup memberikan pendampingan agar adik adik santri ini saat mengikuti ujian,baik ujian teori maupun ujian praktek bisa langsung lulus.
Begitu juga bagi adik adik yang sebelumnya gagal dalam mengikuti ujian,kita sudah siapkan kelas “Remedial” khusus bagi yang gagal mengikuti ujian sim sebelumnya.
Soal upaya jemput bola , ” Kita sudah menerima permohonan pembuatan Sim secara kolektif oleh Pondok Pesantren Nuris yang telah berkirim surat ke Satlantas Polres Jember ,tentunya tetap melalui mekanisme dan prosedurnya ,” tandasnya.
Kaitan SIM ini kita membuka kesempatan yang sama kepada Masyarakat,apabila menginginkan pendampingan Khusus dari Kepolisian,Khususnya Satpas dapat meminta kepada kami.
Kami sangat mendukung dan mengapresiasi warga Jember yang berusaha tertib berlalu lintas,karna sim ini merupakan salah satu sarat wajib yang harus dimiliki oleh para pengendara. (Monas)









